Anies Serukan tak Gunakan Plastik

NasDem: Tak Mungkin Pakai Daun untuk Bungkus Daging Kurban!

NasDem: Tak Mungkin Pakai Daun untuk Bungkus Daging Kurban!

FOTO : Wadah Non Plastik, Alternatif untuk Tempat Daging Kurban…

JAKARTA, (otonominews) - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan menyerukan agar pembagian daging kurban saat hari raya Idul Adha 1440 H., yang jatuh pada 11 Agustus 2019 nanti tidak menggunakan kantong plastik.

"Seruan gubernur kepada seluruh masyarakat terkait dengan penyelenggaraan Idul Adha untuk menggunakan pembungkus tidak dari plastik yang sekali pakai," ujar Anies kepada wartawan di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Kamis (25/07/2019) lalu.

Gubernur Anies Baswedan meminta para pelaksana ibadah kurban membagikan daging kurban dengan menggunakan bahan yang bisa didaur ulang. "Menggunakan bahan-bahan yang bisa didaur ulang, macam-macam bahan yang bisa didaur ulang," kata Anies.

Permintaan agar tidak menggunakan plastik sebagai wadah daging kurban tertuang dalam Seruan Gubernur DKI Jakarta Nomor 4 Tahun 2019 tentang Pemotongan Hewan Kurban Dalam Rangka Hari Raya Idul Adha 1440 H/2019.

Menanggapi seruan tersebut, Fraksi Partai NasDem DPRD DKI Jakarta menilai bahwa itu sebagai permintaan yang wajar. "Saya kira permintaan seperti itu permintaan yang wajar," ujar Ketua Fraksi NasDem Bestari Barus kepada wartawan di Jakarta, Minggu (28/07/2019).

Akan tetapi, Bestari Barus juga mengingatkan dan untuk menjadi perhatian Gubernur Anies Baswedan, agar memikirkan juga apa alternatifnya apa? "Kan tidak mungkin kembali kepada daun, begitu ya," kata Bestari Barus.

Bestari Barus menyebut warga DKI tak bisa lagi menggunakan daun untuk wadah daging kurban. Sebab, menurutnya, penggunaan daun juga tidak baik untuk lingkungan. "Nah kita harapkan segera dari dinas terkait untuk membuat satu model solusi pengganti daripada plastik itu apa, gitu lho," ujar Bestari.

"Supaya jangan nanti masyarakat balik ke daun. Nanti nyediakan daun untuk jutaan orang yang harus menerima daging kurban, pohonan di seluruh Jakarta habis," tandasnya.

Populer Berita

Dilapor Polisi Dengan Pasal Berlapis, Jumras Terancam Hukuman 7 Tahun Penjara

Dilapor Polisi Dengan Pasal Berlapis, Jumras Terancam Hukuman 7 Tahun Penjara

Tim Kuasa Hukum Nurdin Abdullah yang diwakili oleh Mustandar SH kepada wartawan, hari ini, mengatakan, pihaknya sudah melaporkan Jumras ke Polisi, terkait pasal 310 KUHP tentang pencemaran nama baik, pasal 311 KUHP terkait fitnah, dan pasal 242 KUHP tentang sumpah palsu, pada Jamis (18 Juli 2019) lalu.…