Ungkap Kasus Impor Bawang Putih, KPK Geledah Kementan dan Kemendag

Ungkap Kasus Impor Bawang Putih, KPK Geledah Kementan dan Kemendag

FOTO : KPK geledah ruang di Kementan.(Ist) …

JAKARTA (Otonominews) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih menangani kasus dugaan suap pengurusan izin impor bawang putih. Tampaknya KPK terus berupaya membongkar praktik korupsi dalam impor pangan.

Dalam kasus ini, KPK sudah menahan seorang anggota Komisi VI DPR RI, I Nyoman Dhamantra yang diduga menerima suap impor bawang putih.

Sebelumnya, masih soal impor pangan, politisi Golkar Bowo Sidik Pangarso ditangkap KPK dalam dugaan suap impor gula.

Tak hanya politisi Senayan, KPK mengembangkan penyidikan kasus impor gula merambah ke Kementerian Pertanian (Kementan) dan Kementerian Perdagangan (Kemendag).  

Pada Senin (12/8) malam, KPK menggeledah ruang kerja Direktorat Jenderal Holtikultura Kementerian Pertanian, Suwandi dan ruang kerja Direktorat Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan, Indrasari Wisnu Wardhana.

"Hari ini dilakukan penggeledahan di tiga lokasi, yaitu ruang kerja anggota DPR RI, INY (I Nyoman Dhamantra), ruang Dirjen Perdagangan LN Kemendag RI, ruang di Dirjen Holtikultura Kementan RI,"

 

Plh Kabiro Humas KPK Chrystelina GS kepada wartawan, Senin (12/8/2019) mengatakan, pada penggeledahan tersebut ada sejumlah dokumen terkait impor yang disita.

Sebelumnya, KPK menetapkan enam tersangka dalam kasus suap pengurusan izin impor bawang putih. Mereka adalah tiga orang yang berperan sebagai pemberi dari pihak swasta yakni Chandry Suanda, Doddy Wahyudi, dan Zulfikar. 

Sementara tiga orang lainnya berperan sebagai penerima yakni I Nyoman Dhamantra seorang Anggota DPR RI Periode 2014-2019, Mirawati Basri yang merupakan orang kepercayaan I Nyoman, dan Elviyanto dari pihak swasta. 

Dalam perkara ini, KPK menemukan ada alokasi pemberian fee sebanyak Rp1.700-1.800 untuk setiap kilogram bawang putih yang diimpor ke Indonesia. 

Kuota yang diurus dalam impor ini ada 20 juta kilogram bawang putih atau 20 ribu ton. Dalam kegiatan ini sebelumnya KPK telah mengamankan 13 orang. Namun, yang ditetapkan sebagai tersangka adalah enam orang setelah melakukan proses pemeriksaan. 
 

Populer Berita