KPK Bakal Tindak Pejabat Kementerian Terlibat Kasus Impor Bwang Putih

KPK Bakal Tindak Pejabat Kementerian Terlibat Kasus Impor Bwang Putih

FOTO : Ilustrasi (IST)…

JAKARTA (Otonominews) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menindak pejabat Kementerian yang terlibat dugaan korupsi perizinan impor bawang putih.

Wakil Ketua KPK Saut Situmorang mengungkapkan, terkait penggeledahan yang dilakukan di dua Kementerian, KPK menduga ada keterilbatan pejabat  Kementan dan Kemendag dalam kasus tersebut. 

Saut menegaskan, KPK akan menindak pejabat dari dua kementerian itu jika terlibat dalam kasus.

"Itu yang nanti kita harus dalami, kalau kita bisa buktikan kita harus lakukan penindakan, kita tunggu dulu,"

 

Soal langkah Kementan yang akan mencopot pejabatnya bila terbukti terlibat kasus impor bawang putih, Saut menyebutkan itu hak internal Kementan.

"Kita akan kembangkan, kalau itu (pejabatnya) diberhentikan atau tidak, kan itu tergantung penyidik bisa mengembangkan atau tidak,” tegas Saut. 

“Bagaimana perannya kita tidak bisa campur tangan karena itu manajemen di dalam mereka. Tapi nanti kalau peranannya signifikan, kan TPPU (tindak pidana pencucian uang) aja kalau orang sudah meninggal aja dikejar," imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya KPK melakukan penggeledahan dan penyegelan di sejumlah ruang di Kementan dan Kemendag. Ruangan yang digeledah itu yakni ruang Dirjen Perdagangan LN Kemendag dan ruang di Dirjen Holtikultura Kementan RI.

Dalam kasus ini, Dhamantra yang merupakan anggota Komisi VI DPR F PDIP diduga meminta fee Rp 3,6 miliar dan commitment fee Rp 1.700-1.800 per kg bawang yang diimpor kepada pengusaha bernama Chundry Suanda (Afung) dan Doddy. Duit itu diduga terkait proses perizinan kuota impor 20 ribu ton bawang putih.

KPK menduga duit yang telah diterima Dhamantra berjumlah Rp 2 miliar. Uang itu diduga ditransfer lewat rekening di money changer.

 
 

Populer Berita