Penyebab Kebakaran Gedung Kejagung, Anies Serahkan Kepada Kepolisian

Husnie | Minggu, 23 Agustus 2020 - 04:28 WIB

Penyebab Kebakaran Gedung Kejagung, Anies Serahkan Kepada Kepolisian FOTO : Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan


JAKARTA (otonominews) -- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku  bersyukur dalam kebakaran Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung), Sabtu malam (22/8/2020) tidak ada korban jiwa usai petugas Dinas pemadam kebakaran memadamkan api.

"Alhamdulillah sejauh ini tidak ada laporan korban jiwa dan lain-lain," ujar Anies di lokasi kebakaran, Sabtu malam. Anies tampak mengenakan jaket berwana orange, topi hitam dan masker berwarna putih. 

Untuk memastikan penyebab kebakaran itu, Anies menyerahkan sepenuhnya hal tersebut kepada pihak kepolisian.  kebakaran Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung) kepada aparat kepolisian. “Biar kepolisian yang menyelidiki dan memastikan,” ujar Anies.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) itu mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk mengetahui sebab terjadinya kebakaran hebat tersebut.

"Pada fase ini adalah fase pemadaman. Sesudah itu kita akan bicara sebabnya. Biar kepolisian yang menyelidiki," terang  Gubernur DKI Jakarta.

Anies pun menceritakan sedikit kronologi awal Dinas Pemadam Kebakaran mendapat laporan pada pukul 19.10 WIB di Gedung Korps Adhyaksa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Sehingga petugas pemadam kebakaran langsung menuju ke Gedung Kejagung untuk melakukan pemadaman api.

Anies mengungkapkan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengerahkan sedikitnya 40 unit dengan 230 tenaga pemadam kebakaran yang diterjunkan guna memadamkan kobaran api. Dia menyebutkan beberapa sisi Gedung Kejaksaan Agung saat ini sudah bisa dipadamkan.

"Alhamdulillah sisi utara dari gedung berhasil dipadamkan dan operasi sejak awal menyelamatkan juga sisi selatan. Jadi ada usaha untuk agar apa tidak menyebar ke sisi selatan gedung," jelasnya.