Dr. Robi Nurhadi: Surat HRS Bukan Meriam, Tapi Kelembutannya Bisa Menggelegar

Husnie | Selasa, 15 Desember 2020 - 06:36 WIB

Dr. Robi Nurhadi: Surat HRS Bukan Meriam, Tapi Kelembutannya Bisa Menggelegar FOTO : Surat ditulis tangan oleh Habib Rizieq Shihab


JAKARTA (otonominews) -- Kepala Pusat Penelitian P3M Pascasarjana, Universitas Nasional, Dr. Robi Nurhadi menjelaskan, surat memberi banyak makna. 

Didalamnya, kita melihat banyak hal. Manuskrip tulisan tangan dengan seribu kilasan latar belakang dan keterampilan. Juga akan pesan yang tersampaikan. 

"Tentu penuh makna mendalam. Ia menjelaskan siapa dan bagaimana para pihak yang tersebut didalamnya," ujarnya, Selasa (15/12/2020).

Menurutnya, surat Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq lebih dari itu. Untuk saat ini. Ditulis dari dalam penjara. Dimakna oleh ribuan bahkan mungkin jutaan pendukungnya dari luar penjara. 

"Surat ini "tercetak di dunia maya" dalam jutaan lembar. Tanpa perlu mesin cetak. Hanya beberapa jam. Tak sampai satu hari. Luar biasa!" katanya.

Surat ini, terangnya, tidak mengesankan sebuah meriam, tapi kelembutannya bisa menggelegar. Surat ini mengajak semua mendukung kebijakan prokes corona, tapi kesantunan bahasanya menyentak hal yang sebaliknya. 

Justru dia mempertanyakan bagaimana mungkin seseorang yang didakwa melanggar prokes tapi justru pro kebijakan prokes.

"Satu lagi yang penting, ucapnya, pesan politik dari surat tersebut. Revolusi Akhlaq. Itu intinya. Inti yang menyentak siapapun yang sedang bermasalah dengan akhlaq," pungkasnya.

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq Shihab menuliskan sebuah surat dengan tulisan tangannya sendiri kepada istri dan anaknya dari balik tahanan Ditresnarkoba Polda Metro Jaya.

Dalam awal suratnya, Habib Rizieq tampak mendoakan agar istri dan anak-anaknya selalu sehat. 

Habib Rizieq juga menceritakan bahwa dirinya dalam keadaan sehat walafiat. Bahkan dia menegaskan tidak sedih ataupun takut. Habib Rizieq pun menyebutkan diperlakukan baik oleh semua petugas tahanan di Rutan Polda Metro Jaya.

“Alhamdulillah, Aba saat ini ada dalam sel yang pernah Aba tempati dulu. Dan Aba dalam kondisi sehat wal afiyat, aman dan nyaman, tenang dan senang, tidak ada sedikit pun perasaan duka dan sedih, atau khawatir dan takut. Semua petugas tahanan baik,” kata HRS dalam suratnya, dikutip Senin (14/12/2020).

BACA JUGA