UYM: Innalillahi, Dirut Paytren, Hari Prabowo Meninggal Karena Covid-19

Husnie | Sabtu, 26 Desember 2020 - 17:50 WIB

UYM: Innalillahi, Dirut Paytren, Hari Prabowo Meninggal Karena Covid-19 FOTO : Ustadz Yusuf Mansur dan Hari Prabowo


JAKARTA, (otonominews) -- Kabar duka disampaikan Ustadz Yusuf Mansur, Pimpinan Pondok Pesantren Daarul Qur'an, dan juga pemilik perusahaan aset manajemen PT Paytren Aset Manajemen (Paytren).

Lewat akun resmi l Instagram Live nya, @yusufmansurnew, mengatakan bahwa Direktur Utama PT Veritra Sentosa Internasional atau Paytren, Hari Prabowo meninggal dunia pada hari ini, sekitar pukul 11.30-12.00 WIB.

"Inalillah wa innalillah rojiun, telah berpulang ke rahmatullah keluarga kita, sahabat kita, Pak Hari Dirut Paytren, Inalillah wa innalillah rojiun mohon doa semua keluarga besar Paytren mohon doa buat Pak Hari, dia berjuang melawan COVID, terjadi pengerasan kormobid, pengerasan hati, fungsi liver, takdir Allah, siang tadi barusan beliau kemudian menghadap pada Allah SWT.," kata Yusuf Mansur, Sabtu (26/12/2020).

UYM mengatakan, bahwa Hari Prabowo meninggal dunia akibat terpapar Covid-19. Sempat membaik, namun nyawa Hari tidak tertolong karena Hari menderita penyakit bawaan (komorbid) yakni liver.

"Sudah sempat bagus, oksigen saturasi sudah 95-98, tapi rupanya ada takdir Allah yang lain, ada liver pengerasan hati, komobid, makanya teman-teman semua jaga diri betul-betul, banyakin minum air putih, olah raga, dan jangan begadang," jelasnya.

UYM mengatakan, dirinya bersaksi dan teman-teman semua bersaksi, Hari orangnya sangat baik, sangat tulus, ikhlas, sabar dalam berjuang dan benar-benar punya niatan Paytren. "Ini menjadi berkah buat Darul Quran, buat pesantren, buat umat, ekonomi orang banyak, buat bangsa dan negara," ucapnya.

Sosok Hari, lanjutnya, merupakan sosok yang baik, tulus, ikhlas, dan sabar semasa hidupnya. Ustadz yang memiliki nama asli Jam'an Nurchotib Mansur itu menuturkan jika Hari banyak berjuang untuk Paytren dan PT Treninet Sentosa Internasional atau Treninet.

"Pak Hari yang saya kenal dedikasinya luar biasa, menghabiskan betul-betul harinya untuk Paytren dari tahun 2013 membersamai saya dan Darul Quran membersamai kita semua, hari ini dipanggil Allah SWT Inalillah wa innalillah rojiun, doain doain Pak hari," lanjutnya.

Sebagai perwakilan keluarga ia meminta untuk segenap rekan agar bersedia memaafkan almarhum bila mana memiliki salah semasa hidup.

Yusuf Mansur sendiri diketahui baru saja sembuh dari covid-19. Ia sempat menjalani perawatan intensif di RSUD Gatot Subroto. Ia baru diizinkan pulang, Kamis (24/12) lalu.

Mengutip situs Paytren, Hari Prabowo Lahir di Cimahi, 27 September 1967,saat ini menjabat sebagai Direktur Pelaksana (Managing Director) PT Veritra Sentosa Internasional (Paytren). Memperoleh gelar Sarjana Muda di BidangTeknologi Informasi,SekolahTinggi Informatika dan Ilmu Komputer, Bandung (1989) danSarjana Ekonomi, Universitas Langlang Buana, Bandung (2001).

Situs Paytren mencatat, almarhum lahir di Cimahi, 27 September 1967. Dia memperoleh gelar Sarjana Muda di BidangTeknologi Informasi,Sekolah Tinggi Informatika dan Ilmu Komputer, Bandung (1989) dan Sarjana Ekonomi, Universitas Langlang Buana, Bandung (2001).

Untuk diketahui, Paytren adalah aplikasi pembayaran elektronik yang jadi salah satu unit usaha milik Yusuf Mansur. Paytren mengantongi izin dari Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak 2018. Yusuf Mansur kemudian membeli lima persen saham PT Info Media Digital (Tempo.co) melalui PT Verita Sentosa Internasional senilai Rp27 miliar.

Selain bisnis tersebut, Yusuf Mansur juga memiliki PT Paytren Aset Manajemen yang sudah lebih dulu mengantongi izin dari OJK. Kedua perusahaan tersebut rencananya bakal disinergikan guna saling menunjang bisnisnya.

BACA JUGA