Negara Bagian di Australia Catat Kenaikan Terendah Covid-19 Dalam Sepekan

Syarifah | Kamis, 03 Juni 2021 - 13:16 WIB

Negara Bagian di Australia Catat Kenaikan Terendah Covid-19 Dalam Sepekan FOTO : Seorang wanita berjalan melewati sebuah kafe kosong selama jam perjalanan pagi pada hari pertama penguncian tujuh hari ketika negara bagian Victoria berupaya untuk mengekang penyebaran wabah penyakit coronavirus (COVID-19) di Melbourne, Australia, 28 Mei 2021. (REUTERS)


AUSTRALIA (Otonominews.co.id) - Negara bagian terpadat kedua di Australia, Victoria, melaporkan kenaikan terendah kasus COVID-19 baru dalam lebih dari seminggu pada hari Kamis, sehari setelah penguncian di ibu kota negara bagian Melbourne diperpanjang selama seminggu lagi.

Dilansir dari Reuters, Melbourne yang telah menjalani penguncian atau Lockdown selama tujuh hari, sekarang dijadwalkan berlangsung hingga 10 Juni. Itu didorong oleh wabah terbaru dari varian virus yang pertama kali terdeteksi di India dan sangat menular serta bisa menjadi tidak terkendali.

Meskipun kasus harian Victoria tetap dalam satu digit selama seminggu ini, namun para pejabat khawatir jika kontak minimal saja dapat membantu menyebarkan varian virus.

Aturan penguncian wilayah di luar Melbourne akan dilonggarkan mulai Kamis malam karena tidak ada kasus, meskipun pembatasan pertemuan di rumah akan tetap ada dan masker harus dipakai di dalam ruangan.

Namun, lima juta penduduk Melbourne hanya akan diizinkan keluar rumah untuk pekerjaan penting, perawatan kesehatan, belanja bahan makanan, olahraga, atau untuk mendapatkan vaksinasi COVID-19 hingga akhir minggu depan.

"Kami tidak melakukan ini karena kami ingin, kami tidak melakukan ini karena ini adalah pilihan. Kami melakukan ini karena kami harus melakukannya," kata Penjabat Perdana Menteri negara bagian Victoria, James Merlino kepada wartawan di Melbourne.

Victoria melaporkan tiga kasus baru yang didapat secara lokal semalam dari catatan tes harian lebih dari 57.500. Kasus-kasus pada Kamis tadi, menjadikan jumlah total infeksi dalam wabah menjadi 63.

Negara bagian New South Wales, yang berbatasan dengan Victoria, waspada setelah seorang pelancong yang terinfeksi dari Melbourne mengunjungi beberapa tempat wisata populer di selatan negara bagian itu sekitar dua minggu lalu. Membuat pihak berwenang bergegas untuk melacak kontak dekat. Hampir selusin lokasi telah terdaftar sebagai hotspot.

Wabah terbaru telah ditelusuri kembali ke seorang pelancong luar negeri yang kembali meninggalkan karantina hotel di negara bagian Australia Selatan setelah dites negatif, tetapi kemudian dites positif di Melbourne.

Virus ini telah secara efektif dihilangkan di negara bagian dan teritori Australia lainnya. Penguncian cepat, pembatasan perbatasan regional, dan aturan jarak sosial yang ketat sebagian besar telah membantu Australia menjaga angka COVID-19 relatif rendah, pada 30.130 kasus dan 910 kematian.