Konsul Haji: Alasan Saudi Belum Umumkan Operasional Haji Tahun Ini

husnie | Senin, 07 Juni 2021 - 06:04 WIB

Konsul Haji: Alasan Saudi Belum Umumkan Operasional Haji Tahun Ini FOTO : Konsul Haji Endang Jumali (kiri) bersama Konjen RI di Jeddah (kemenag)


JEDDAH (otonominews) -- Konsul Haji KJRI Jeddah Endang Jumali mengatakan bahwa pihaknya baru mendapat informasi terkait alasan Saudi belum mengumumkan informasi resmi apapun terkait haji.

Menurut Endang, berdasarkan penjelasan yang disampaikan Plt Menteri Media/Penerangan Saudi Mr. Majid bin Abdullah Al-Qashabi, mutasi virus Covid-19 dan kelangkaan vaksin menjadi salah satu alasannya.

"Mutasi virus covid-19, kelangkaan vaksin, dan perkembangan wabah Covid-19 menjadi alasan Saudi belum mengumumkan mekanisme penyelenggaraan haji tahun ini," jelas Endang melalui pesan singkat, disiarkan humas kemenag, Minggu (6/6/2021).

"Plt Menteri Media memang secara berkala memberikan penjelasan melalui konferensi pres terkait perkembangan Covid-19. Dan penjelasan tentang alasan belum umumkan teknis operasional haji disampaikan dalam konferensi pers hari ini," sambungnya.

Endang mengatakan, penjelasan Saudi ini mengkonfirmasi pernyataan Menag Yaqut Cholil Qoumas dalam jumpa pers pada 3 Juni 2021, bahwa sampai saat ini belum ada informasi resmi apapun dari Saudi terkait operasional haji.

"Indonesia sudah memutuskan untuk tidak memberangkatkan jemaah tahun ini. Keputusan itu diambil setelah proses persiapan dan diplomasi panjang. Faktanya, pamdemi global masih belum terkendali dan Saudi juga tak kunjung beri informasi," tandasnya.

Sebelumnya Menag Yaqut Cholil Qoumas, Kamis (5/6/2021) menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh calon jamaah haji yang sudah dua tahun tertunda keberangkatannya karena pandemi Covid-19, namun tetap mau bersabar.

“Semoga keinginan pemerintah untuk menjaga kesehatan, keselamatan, dan jiwa calon jamaah dan bangsa ini secara umum, bisa dimengerti,” ujarnya.

Dia juga menyampaikan terima kasih kepada Ketua Komisi VIII DPRRI, Yandri Susanto bersama seluruh anggota komisi, Mensesneg, Menlu, Menkes, dan Menhub.

“Para pimpinan Ormas Islam, NU, Muhammadiyah, MUI, kawan-kawan media dan seluruh masyarakat Indonesia yang berlapang dada saling menjaga. Terima kasih. Allah Mahatahu kepada siapa pahala-Nya harus dilimpahkan,” sebutnya.