Inovatif, Pemkab Karanganyar Kini Punya Ruang Audio Visual Standar Bioskop

hen | Rabu, 09 Juni 2021 - 19:20 WIB

Inovatif, Pemkab Karanganyar Kini Punya Ruang Audio Visual Standar Bioskop FOTO : Bupati Karanganyar Juliyatmono melaunching fasilitas audio visual di Kantor Disarpus, Pemkab aranganyar, Rabu (9/6).(ist)


KARANGANYAR (Otonominews.co.id) – Pemerintah Kabupaten Karanganyar kini memiliki ruang audio visual standar bioskop, yang bisa dimanfaatkan masyarakat untuk mengoptimalkan wawasan melalui leterasi digital. 

Sebagai upaya menciptakan inovasi cerdas dan adaptif sesuai perkembangan zaman, ruang yang berada di salah satu ruangan di kantor Dinas Kearsipan Perpustakaan (Disarpus) tersebut dibangun untuk memberikan kenyamanan masyarakat yang memanfaatkan. Dengan fasilitas itu, pengunjung tidak hanya belajar lewat buku, tapi juga melalui media audio visual. 

Saat melaunching fasilitas audio visual di Kantor Disarpus, Bupati Karanganyar Juliyatmono menyampaikan, ia berharap, fasilitas audio visual serta ruang kedap suara dan setting kursi empuk ala gedung bioskop itu akan merangsang minat masyarakat datang ke kantor Disarpus, untuk mengoptimalkan wawasan melalui literasi digital.

“Peradaban menuju digitalisasi tidak bisa dinafikan, maka pemerintah daerah harus mensuport semua fasilitas edukasi berbasis literasi guna memacu daya minat baca masyarakat seiring dengan fasilitas yang kita kembangkan,” kata Bupati di Kantor Perpusda Karanganyar, Rabu (9/6). 

Dalam arahannya, Bupati juga mewanti-wanti supaya ruang audio visual tidak disalahgunakan.

Yuli sapaan Bupati menerangkan, ruang audio visual itu juga merupakan salah satu sarana dan prasarana untuk menunjang kelengkapan fasilitas di Disarpus. Ruang audio ini, kata Yuli, dapat dijadikan sebagai tempat untuk merangsang imajinasi anak-anak supaya lebih kreatif. 

"Jangan berubah fungsi menjadi karaoke. Harus untuk belajar ilmu pengetahuan, menyiapkan anak-anak. Bisa saja untuk pelatihan kursus digitalisasi bagi pelaku UMKM," tegas Yuli.

Tak hanya itu, Yuli menambahkan, bila ingin menonton film dengan tokoh-tokoh inspiratif, juga ada di ruang audio visual tersebut. 

Dibangun dengan anggaran sebesar Rp841 juta, Yuli menjelaskan, awalnya pembangunan untuk ruang itu dianggarkan mulai awal 2020, namun karena terkendala covid maka anggaran bisa direalisasikan pada Februari 2021 dan selesai dibangun Mei 2021.

“Kedepan, ruangan ini akan ditambahkan sarana penunjang seperti genset dan video wall,” tutup Yuli.