Lima Gerai Mc Donald’s di Semarang Ditutup Sementara

hen | Kamis, 10 Juni 2021 - 07:15 WIB

Lima Gerai Mc Donald’s di Semarang Ditutup Sementara FOTO : Penyegelean gerai Mc Donalds di Semarang.(ist)


SEMARANG (Otonominews.co.id) – Menyusul setelah terjadinya kerumunan di Mc Donald’s BTS Meal Kota Semarang, Rabu (9/6) kemarin, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akhirnya menutup sementara sejumlah restoran cepat saji McDonald's di Ibu Kota Provinsi Jawa Tengah. 

Setidaknya lima gerai restoran cepat saji tersebut ditutup oleh Satuan Pamong Praja (Satpol PP) setempat.

Kepala Satpol PP Kota Semarang Fajar Purwoto menyebutkan penutupan dilakukan dengan menempelkan segel tanda penutupan sementara restoran dan menghentikan sementara kegiatan di tempat usaha itu.

"Paling tidak 2 hari, nanti silakan menghubungi Satpol PP," katanya.

Fajar menjelaskan, penutupan itu berawal dari laporan tentang adanya antrean pengemudi ojek daring yang sedang menunggu pesanan di restoran tersebut.

Akibatnya, kata dia, terdapat pembeli yang membeludak di sejumlah gerai McDonald's tersebut.

Oleh karena itu, dia mengimbau pihak manajemen restoran memikirkan dampak dari promosi yang dilakukan tersebut.

"Pak Wali Kota sudah maksimal, Satpol PP maksimal, TNI maksimal, Polri maksimal tetapi perusahaan menyepelekan," katanya.

Fajar menjelaskan, lima gerai makanan cepat saji McDonald (McD) yang disegel berada di gerai McD di Jalan Pandanarang, di Citraland, di Java Mal, Jalan Majapahit dan yang di Jalan Pamularsih. 

Penyegelan itu dilakukan dengan memasang stiker peringatan penyegelan 'Sementara'.

Fajar mengatakan, pihaknya tidak menyalahkan driver ojek online yang melakukan kerumunan.

"Saya tidak menyalahkan driver ojek onlinenya, tapi kalau sudah menimbulkan kerumunan kami pasti tindak," jelasnya.

Penindakan tegas ini karena Pemerintah Kota Semarang tidak ingin kasus covid-19 meledak seperti di Demak dan Kudus hanya karena warga melanggar protokol kesehatan. Fajar meminta para pelaku usaha agar tidak menyepelekan protokol kesehatan agar tak terjadi penularan corona. Sebab kasus corona di Kota Semarang sudah mencapai 1036 kasus aktif.

"Kasihan pemerintah dalam hal ini TNI, Polri mengedukasi PPKM Mikro, tapi pengusahanya malah menyepelekan. Siapapun yang melanggar akan kami tindak tegas," pungkas Fajar. 


Sementara itu, juru bicara Mal Ciputra Semarang Aisa Jusmar mengatakan bahwa pembeli yang membeludak di gerai McDonald's pusat.perbelanjaan itu memang di luar perkiraan pengelola.

Menurut dia, pengelola pusat perbelanjaan sendiri juga sudah berupaya untuk mengurai antrean dengan mengerahkan lebih banyak petugas keamanan.