Jokowi: Tingkat Mobilitas dan Interaksi Tinggi, Pelaku Transportasi jadi Prioritas Vaksinasi

hen | Kamis, 10 Juni 2021 - 16:49 WIB

Jokowi: Tingkat Mobilitas dan Interaksi Tinggi, Pelaku Transportasi jadi Prioritas Vaksinasi FOTO : Presiden Joko Widodo meninjau kegiatan vaksinasi terhadap pelaku transportasi di wilayah DKI Jakarta, Kamis (9/6).(ist)


JAKARTA (Otonominews.co.id) - Presiden Joko Widodo meninjau kegiatan vaksinasi terhadap pelaku transportasi di wilayah DKI Jakarta, Kamis (9/6). Vaksinasi untuk memberikan perlindungan dari risiko penyebaran Covid-19 tersebut dilakukan di tiga titik simpul transportasi, yaitu di Terminal Kampung Rambutan, Pelabuhan Tanjung Priok, dan Pelabuhan Sunda Kelapa.

Presiden menyampaikan, para pelaku di sektor transportasi termasuk ke dalam sasaran prioritas vaksinasi karena memiliki tingkat interaksi dan mobilitas yang tinggi. Terminal Bus Kampung Rambutan sendiri merupakan salah satu hub transportasi yang ada di Indonesia.

“Kenapa kita lakukan di sini? Karena para pelaku transportasi adalah yang interaksinya sangat tinggi dengan masyarakat, dan kemudian mobilitas ke luar kota juga sangat tinggi, sehingga kita berikan prioritas,” kata Presiden Jokowi.

Pemerintah, kata Presiden, memberikan alokasi vaksinasi yang diberikan di tiga titik simpul transportasi tersebut masing-masing sekitar 1.000 vaksin. 

Mereka yang diberikan vaksin diantaranya petugas terminal, anak buah kapal, para pekerja pelabuhan, pekerja bongkar dan muat, kemudian para sopir dan kernet, dan juga pelayan-pelayan publik lainnya yang berada di area simpul transportasi.

“Para pelaku [transportasi] yang divaksin, baik supir, baik kernet, baik usaha kecil dan usaha mikro yang berada di terminal dan sekitarnya. Ini semuanya pada pagi hari ini dilakukan vaksinasi kurang lebih 1.000 orang,” kata Jokowi.

Turut hadir mendampingi Presiden meninjau kegiatan vaksinasi massal tersebut yakni Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Presiden pun berharap pemberian vaksinasi yang dilakukan dapat menekan penyebaran COVID-19. 

“Kita harapkan dari kurang lebih 1.000 [orang] pada hari ini yang divaksinasi, ini akan memberikan perlindungan terhadap penyebaran COVID-19,” tandasnya.

Sementara Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya dikesempatan itu mengungkapkan, para pelayan publik transportasi mulai dari pilot, masinis, pramugari, hingga pengemudi angkutan online dan juga para pegawai Kementerian Perhubungan telah mendapatkan alokasi vaksinasi dari Kemenkes.

“Vaksinasi ini penting untuk dilakukan agar kepercayaan diri para pelayan publik transportasi semakin meningkat dalam melaksanakan tugasnya. Sehingga kegiatan pelayanan transportasi baik penumpang maupun logistik tetap dapat berjalan dengan baik dan para insan transportasi bisa bertahan dari pandemi ini,” kata Menhub Budi.