Wasekjen PDIP Utut Adianto Minta Puan Maharani Fokus sebagai Ketua DPR RI

hen | Jumat, 11 Juni 2021 - 18:05 WIB

Wasekjen PDIP Utut Adianto Minta Puan Maharani Fokus sebagai Ketua DPR RI FOTO : Ketua Fraksi PDIP DPR RI Utut Adianto.(ist)


JAKARTA (Otonominews.co.id) - Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PDIP Utut Adianto menyoroti tentang pergerakan para tokoh politik yang mengarah untuk pencalonan presiden pada Pilpres 2024 mendatang.

Utut mengaku dirinya mengatahui Ketua DPR RI Puan Maharani tengah berkeliling ke Jawa Tengah (Jateng) dan juga Sulawesi Utara (Sulut) untuk memberikan pengarahan ke kader PDIP. 

Namun, kata Ketua Fraksi PDIP DPR ini, banyak kader partai berlambang kepala banteng tersebut yang menyambut Puan seperti calon presiden (Capres).

"Yang saya tahu kunjungan kerja tapi kalau sembari kunjungan kerja dianggap orang mengenalkan diri boleh saja, tetapi yang saya tahu itu kunjungan kerja dengan agenda yang jelas. Kalau di sana kemudian disambut bak calon presiden itu kan daerahnya. Kita kan patokannya nanti ibu ketua umum siapa yang dicalonkan," kata Utut kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (6/9/2021).

Utut pun menyarankan kepada semua pihak agar baiknya fokus terhadap pekerjaannya masing-masing. Menurut Grand Master ini, tidak adil untuk para calon yang misalnya berasal dari TNI dan posisi lainnya, di mana mereka tidak bisa memperkenalkan diri 3,5 tahun sebelum pemilu itu.

Kepada Puan Maharani, ia meminta agar puteri Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputeri itu fokus bekerja sebagai Ketua DPR. Ketimbang sudah mulai menyiapkan diri sebagai calon presiden 2024.

"Kepada mbak (Puan) saya sarankan berkonsentrasi sebagai ketua DPR," kata Utut.

Menurut Utut, boleh saja Puan sudah mulai berkeliling dianggap mengenalkan diri sebagai capres saat kunjungan kerja di daerah. Namun, ia mengatakan siapa yang akan diusung menunggu Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.

"Kalau sembari kunjungan kerja dianggap orang mengenalkan diri boleh saja. Tetapi yang saya tahu itu kunjungan kerja dengan agenda yang jelas. Kalau di sana kemudian disambut bak calon presiden itu kan daerahnya. Kita kan patokannya nanti ibu ketua umum siapa yang dicalonkan," kata Utut.

Tak hanya kepada Puan, Utut juga meminta para bakal calon yang potensial maju di Pemilu 2024 fokus untuk bekerja terlebih dahulu.

"Kalau saran saya semua konsentrasi kepada pekerjaan masing-masing kalau pekerjaan masing-masing baik otomatis seperti itu," sambungnya.

Lebih lanjut, Utut juga menyinggung gubernur dan menteri koordinator yang sudah melakukan persiapan Pilpres jauh-jauh hari. Ia bilang, tidak perlu 'mematut' diri. Sebab masyarakat akan dinilai dari pekerjaan dan prestasinya.

"Jadi orang bekerja sebaik-baiknya dan penilaian itu dari masyarakat atas pekerjaannya bukan mematut-matut dirinya. Nah nilai pekerjaan jelas kompetensi prestasi, ukurannya jelas," katanya.

"Enggak bisa dong kamu orang sipil 3,5 tahun sudah matut-matur bikin tim sukses bikin ini, pekerjaan kamu apa konsentrasi gubernur ya. Konsentrasi gubernur, pekerjaan saya menko, konsentrasi sebagai menko. Itu yang benar ya enggak?" katanya.

Ditanya apakah peringatan itu dimaksudkan untuk Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Utut membantah. Dikatakannya, masukan itu juga ditujukan kepada Puan Maharani yang juga menduduki posisi sebagai Ketua DPR, agar sebaiknya fokus dulu di jabatan tersebut. 

"Ya engga maksud saya begitu, termasuk kepada mbak (Puan) saya sarankan berkonsentrasi sebagai ketua DPR, DPR itu kan anggaran legislasi maupun" tuturnya.