Kasus Covid-19 Melonjak, Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka Distop

Hen | Kamis, 17 Juni 2021 - 16:19 WIB

Kasus Covid-19 Melonjak, Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka Distop FOTO : Ilustrasi ujicoba sekolah tatap Muka.(Ist)


JAKARTA (Otonominews.co.id) -Jumlah kasus penyebaran virus Covid-19 masih terus bertambah disejumlah daerah. Begitu juga di Jakarta.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memutuskan untuk menghentikan sementara proses uji coba Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di 226 sekolah, seiring lonjakan kasus Covid-19 dalam sepekan terakhir pascalibur lebaran.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) DKI Jakarta, Widyastuti mengatakan, keputusan menghentikan proses uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) diambil dalam hasil rapat antara dinas terkait.

"Dengan kondisi saat ini dan hasil rapat bersama antara satgas, kita putuskan saat ini sementara tidak dilanjutkan piloting tatap muka nanti sambil menunggu situasi di DKI Jakarta," kata Widyastuti di Jakarta, Kamis (17/6).

Widya menerangkan, sebelumnya 143 sekolah telah melaksanakan PTM di tengah pandemi Covid-19. Jumlah itu meningkat dari PTM semula yang hanya dilakukan di 83 sekolah di DKI.

Sejak awal, Widya menerangkan, PTM diterapkan dengan pengawasan protokol ketat. Di antaranya, semua guru dan wali murid telah dua kali menjalani vaksinasi, dan PTM hanya dilakukan dua kali dalam seminggu.

"Kemudian pada saat berjalan dengan baik kita lakukan peningkatan di tahap kedua kita buka 143 sekolah waktu itu. Sama. Prokes yang ketat," katanya.

Namun demikian Widya, tak menyebutkan sampai kapan proses uji coba dihentikan.

Sekedar informasi, dalam sepekan terakhir kasus Corona mengalami lonjakan drastis. Merujuk pada data BNPB sepekan terakhir, kasus tambahan Corona di Jakarta naik signifikan. Berikut datanya per 6 Juni 2021.

Tak hanya Jakarta, Kota Bogor pun sudah melakukan hal yang sama. 

Ketua Satgas Penaganan Covid-19 Kota Bogor, Bima Arya, pihaknya menghentikan pelaksanaan uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) di Kota Bogor sampai batas waktu yang belum ditentukan, dengan pertimbangan karena meningkatnya kasus positif Covid-19.

"Uji coba pelaksanaan PTM kita stop dulu. Dihentikan sampai batas waktu yang belum ditentukan," kata Wali Kota Bogor tersebut usai rapat koordinasi Satgas Penaganan Covid-19 Kota Bogor, di Balai Kota Bogor, Jabar, Selasa (15/6).

Bima Arya menjelaskan, dihentikannya uji coba PTM di Kota Bogor sudah dibicarakan dalam rapat koordinasi Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bogor, dengan beberapa pertimbangan, terutama karena angka kasus positif Covid-19 di Kota Bogor meningkat.

"Kita harus lebih berhati-hari lagi, jangan sampai terjadi lonjakan kasus Covid-19 sehingga muncul klaster baru," katanya.