652 Karyawan PT Dua Kelinci Pati Positif Corona, 114 Asal Kudus

hen | Jumat, 18 Juni 2021 - 13:24 WIB

652 Karyawan PT Dua Kelinci Pati Positif Corona, 114 Asal Kudus FOTO : Ilustrasi.(ist)


PATI (Otonominews.co.id) - Bupati Pati Jawa Tengah, Haryanto mengungkapkan, sebanyak 652 karyawan PT Dua Kelinci terkonfirmasi positif virus Covid-19.

Bupati Haryanto menjelaskan, dari jumlah itu, sebanyak 114 orang di antaranya berasal dari Kudus, dan sisanya dari Pati.

"Semula diketahui satu dua (karyawan) dari Kudus. Total yang kasus 652 positif. Karyawan dari Kudus 459, yang positif 114," ujar Bupati sesusai meninjau PT Dua Kelinci.

Selanjutnya, 22 karyawan yang positif menjalani isolasi di perusahaan, dua orang dirawat di rumah sakit, dan sisanya menjalani isolasi mandiri.

“Kalau ada swab dan reaktif antigen itu bukan menjadikan hal yang tabu, tetapi justru langkah yang baik. Karena jumlah karyawannya baik setelah diketahui dilokalisir," kata Haryanto.

Terhadap perusahaan produksi makanan di Jalan Pati-Kudus ini, Bupati pun meminta agar disterilkan dan lebih mengatur jam kerja.

Awalnya, kata Bupati, jam kerja dibagi 3 shift dengan masing-masing 35 persen karyawan per shift. Haryanto mengusulkan jam kerja dibagi 4 shift maksimal 30 persen karyawan per shift.

“Aturan shift-nya juga diatur kalau kemarin 50 persen lalu menjadi 35 persen sekarang. Kita arahannya maksimal 30 persen," jelasnya.

Terkait penanganan covid-19 di perusahaan tersebut, kepada awak media, Bupati menilai sudah baik, mengingat mereka menyediakan tempat isolasi bagi 22 karyawannya yang positif Covid-19, sterilisasi dan melakukan swab secara berkala.

"Dari perusahaan juga baik menyediakan tempat isolasi meskipun tidak semua tetapi bisa dimanfaatkan. Sedangkan yang isolasi di rumah utama di Kecamatan Margorejo kita pantau. Kami pastikan yang isolasi mandiri tidak campur dengan keluarganya," ujar Haryanto.

Sementara itu, Perwakilan Tim Siaga Covid-19 PT Dua Kelinci, Tofan, menyebutkan bahwa mulanya pihak perusahaan melakukan swab terhadap beberapa karyawan yang memiliki keluhan sakit.

"Dari hasil swab antigen terhadap sejumlah karyawan yang kontak erat, ternyata memang ada lonjakan Covid-19 di perusahaan kami. Kemudian manajemen memutuskan melakukan swab antigen terhadap seluruh karyawan kami, dan hasilnya ratusan di antara mereka positif COVID-19," kata Tofan.

Dari total 5.214 karyawan Dua Kelinci, 13 persen atau 652 orang di antaranya kini terkonfirmasi positif Covid-19. Namun, kebanyakan merupakan orang tanpa gejala (OTG) atau gejala ringan sehingga hanya butuh isolasi mandiri.

"Hanya dua orang yang dirawat di rumah sakit. Itu pun kondisinya sudah membaik," jelasnya.