Kapolri Pastikan Kasus Unlawfull Killing Laskar FPI Terus Berjalan

husnie | Sabtu, 19 Juni 2021 - 06:01 WIB

Kapolri Pastikan Kasus Unlawfull Killing Laskar FPI Terus Berjalan FOTO : Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo


JAKARTA, (otonominews) -- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan kasus unlawfull killing laskar FPI terus berjalan. Penyidik sedang melengkapi berkas perkara atas petunjuk jaksa.

“Perkara unlawful killing saat ini sudah masuk tahap pertama, ada petunjuk P19 dari kejaksaan, sudah kami lengkapi, dan mudah-mudahan minggu ini segera kami kirim ke kejaksaan,” kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Jakarta, Jumat (18/6/2021).

Selain itu, Kapolri Sigit menjelaskan kasus penyerangan anggota FPI terhadap petugas di KM 50 kini telah dihentikan. Kasus dihentikan atas pertimbangan para tersangka telah meninggal dunia.

“Selanjutnya mempercepat kasus-kasus yang menjadi perhatian publik. Perkara penyerangan FPI di Km 50, saat itu sudah kita hentikan karena (tersangka) sudah meninggal dunia,” kata Kapolri, disiarkan humas.polri.

Adapun kasus pelanggaran protokol kesehatan (prokes) yang melibatkan Habib Rizieq Shihab telah diproses. Saat ini, kasus tersebut telah disidangkan.

“Kemudian tiga pelanggaran prokes, saat ini semuanya sudah disidang, Petamburan, Megamendung, Rumah Sakit UMMI,” ujarnya.

Sebelumnya, dilansir tempo, Badan Reserse Kriminal Polri menetapkan dua anggota Polda Metro Jaya sebagai tersangka kasus dugaan pembunuhan enam laskar FPI. Penetapan tersangka itu terjadi atas desakan publik agar perkara ini kembali dibuka.

Sebelumnya, dengan dalih para korban meninggal dunia, polisi menutup buku pengusutan perkara ini. Namun, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia atau Komnas HAM kemudian melakukan penyelidikan dan menemukan adanya dugaan unlawful killing dalam perkara penembakan enam laskar FPI.