Anies: Pikirkan Keselamatan Diri Anda, Pengunjung dan Tempat Anda Berusaha

Wie | Sabtu, 19 Juni 2021 - 08:43 WIB

Anies: Pikirkan Keselamatan Diri Anda, Pengunjung dan Tempat Anda Berusaha FOTO : Sidak Gabungan Di Senopati dan Kemang


JAKARTA, (otonominews) -- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran dan Pangdam Jaya Mulyo Aji melakukan sidak gabungan beserta jajaran Forkopimda di daerah Senopati dan Kemang, Jumat (18/6/2021) malam.

"Sidak gabungan ini dilakukan serentak dan akan konsisten di seluruh Jakarta dalam rangka pengawasan penerapan protokol kesehatan, khususnya di tempat-tempat makan," ujar Anies lewat Instagram nya, Sabtu (19/6/2021).

Sidak gabungan ini dilakukan serentak dan akan konsisten di seluruh Jakarta dalam rangka pengawasan penerapan protokol kesehatan, khususnya di tempat-tempat makan.

Anies beserta jajaran menyidak tiga tempat di antaranya Restoran Le Quartier di Kebayoran Baru, Ruci’s Joint Senopati, serta 15 Park Kemang. Di beberapa tempat makan tersebut, 

Anies menemukan beragam pelanggaran diantaranya kapasitas restoran yang lebih dari 50% serta tempat duduk yang tidak mematuhi protokol kesehatan karena jarak kursi pengunjung yang berdekatan.

"Malam tadi kami masih menemukan praktik tidak bertanggungjawab dari para pengelola. Kapasitas tempat yang maksimal 50%, dilanggar," tuturnya.

Seluruh pengelola tempat makan yang melanggar langsung ditegur dan diberikan sanksi, dari denda hingga penutupan sementara. Agar pengelola dapat mematuhi protokol kesehatan sesuai dengan peraturan yang berlaku di PPKM Mikro. 

"Bila kita membiarkan praktik pelanggaran seperti ini terus-terusan, artinya mengirimkan orang ke rumah sakit, mengirimkan orang untuk terpapar, dan itu adalah sikap yang tidak bertanggungjawab," tegasnya.

Anies juga langsung menemui seluruh pengelola tempat makan tersebut dan menunjukkan masing-masing pelanggaran beserta konsekuensi yang akan dihadapi, diantaranya denda hingga penutupan sementara tempat makan sebagai upaya agar pengelola dapat menerapkan protokol kesehatan sesuai dengan peraturan yang berlaku di PPKM mikro.

"Mari ambil sikap bertanggungjawab, batas maksimal 50% pengunjung bukan semata-mata ketaatan pada aturan, tapi ini tentang menyelamatkan saudara sebangsa dari keterpaparan. 

Anies mengingatkan, kepada para pengelola, restoran, kafe dan rumah makan, mari ambil sikap bertanggungjawab. "Pikirkan keselamatan diri anda, keselamatan pengunjung tempat anda berusaha," imbuhnya.

"Kepada teman-teman, laporkan bila melihat ada pelanggaran, jangan diam. Bila anda mendatangi sebuah restoran atau rumah makan, terlihat sudah penuh, jangan paksakan masuk. Cari tempat lain yang kosong, atau lebih baik pesan antar saja dari rumah," sambungnya.

Anies mengimbau, gunakan Sabtu-Minggu, dua hari jeda ini untuk tinggal di rumah, bersama keluarga, jangan bepergian kecuali mendesak dan kebutuhan pokok. 

Pandemi ini hanya akan bisa selesai bila semua orang ambil tanggung jawab mematuhi peraturan PPKM. "Terima kasih kepada semua yang menaati PPKM dan semoga ikhtiar kita #JagaJakarta bisa terlaksana," tutupnya.

Sebagaimana diketahui, sanksi terhadap terhadap rumah makan, kafe atau restoran yang melanggar protokol kesehatan selama PPKM mikro diatur dalam Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 3 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2020 tentang Penanggulangan Covid-19. Sanksi dalam pergub tersebut, mulai dari teguran tertulis, denda, hingga pencabutan izin usaha. Sanksi yang diberikan bersifat progresif.