Jubir Bupati: Pernyataan Roman Nasaru Terkait Predikat Kurang Inovatif, Pikiran Dangkal dan Sempit

Wie | Minggu, 20 Juni 2021 - 08:19 WIB

Jubir Bupati: Pernyataan Roman Nasaru Terkait Predikat Kurang Inovatif, Pikiran Dangkal dan Sempit FOTO : Juru Bicara Bupati Gorontalo, Nasir Tongkodu


LIMBOTO, (otonominews) -- Pernyataan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo, Roman Nasaru terkait predikat kurang inovatif yang diperoleh pemerintah daerah dinilai Juru Bicara Bupati Gorontalo, Nasir Tongkodu sangat kekanak-kanakan. Sebab kata Nasir, pernyataan tersebut hanya didasarkan oleh pikiran yang dangkal dan sempit.

Sebelumnya, Roman Nasaru mengaku prihatin atas hasil penilaian Kementrian Dalam Negeri terhadap kinerja pemerintah daerah yang dinilai kurang inovatif. Padahal kata Roman, kondisi Covid-19 seperti saat ini merupakan moment bagi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (ODD) untuk berinovasi mengembangkan postensi yang ada di Kabupaten Gorontalo.

“Saudara Roman Nasaru selama ini tidak pernah melihat secara konprehensif, prestasi yang sudah diraih oleh Pemkab dibawah kepemimpinan Prof Nelson Pomalingo. Dia selalu menilai dinamika dan keberhasilan Pemkab hanya parsialisme, sehingga penilaiannya tidak utuh dan cenderung sangat tendensius,” ujar Nasir kepada media, Sabtu  (19/06/2021).

Selama ini, Nasir mengatakan, Roman Nasaru dalam melontarkan pernyataan hanya didominasi oleh pikiran sempit. Sehingga semua kritikannya hanya beraroma ketidak sukaannya kepada pemerintah dan bernuansa politik subjektif.

“Semestinya sebagai Aleg  (anggota legislative) itu mitra pemerintah, harusnya mencari tahu tentang keberhasilan pemerintah bukan sebaliknya lalu asal bunyi. Namun saya memahami eksistensinya di legislatif, dia baru jadi Aleg periode ini sebelumnya lebih banyak berkiprah di Papua,” tutur Nasir.

Jadi, lanjut Nasir, Roman Nasaru banyak meyoroti kekurangan Pemkab Gorontali lantaran referensi dinamika Pemkab yang dimilikinya sangat minim. “Jadi, harap maklumlah,” cetus Nasir.

Menurut Nasir, dimata Roman Nasaru tidak ada yanjg baik terkait hasil pembangungan Pemerintah Kabupaten Gorontalo. Bahkan ketika Pemkab Gorontalo meraih WTP juga dipersoalkan oleh Roman Nasaru.

“Oleh karena itu biarlah dia tenggelam dalam negatif thingkingnya, yang terpenting rakyat Kabgor menilai keberhasilan Bupati Gorontalo,” tutup Nasir.