Menparekraf Ajak Apkasi Komitmen Pulihkan Pariwisata Bali

hen | Minggu, 20 Juni 2021 - 16:02 WIB

Menparekraf Ajak Apkasi Komitmen Pulihkan Pariwisata Bali FOTO : Menparekraf Sandiaga Uno.(ist)


JAKARTA (Otonominews.co.id) - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan keterlibatan bupati sangat diperlukan untuk pemulihan sektor pariwisata khususnya di Bali yang terdampak pandemi sangat signifikan.

Sandiaga meyampaikan hal tersebut dalam keterangannya kepada para bupati tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) yang dikukuhan sebagai Dewan Pengurus Apkasi Masa Bakti 2021-2026 di Badung-Bali, Sabtu (19/6).

Para bupati itu diapresiasi atas komitmen bersama mereka untuk memulihkan pariwisata Bali.

“Saya mengingatkan bahwa 5 destinasi pariwisata memang sudah ditetapkan, tapi setiap kebupaten punya destinasi-destinasi yang berkualitas. Kita siap saling bahu-membahu mendukung Apkasi yang kuat dengan mewujudkan kabupaten sebagai garda terdepan pembangunan bangsa menuju Indonesia yang adil dan sejahtera,” katanya.

Kemenparekraf, kata Sandiaga, siap berkolaborasi dengan pemerintah kabupaten di seluruh Indonesia melalui kebijakan pembangunan infrastruktur di tempat-tempat wisata.

Kegiatan pengukuhan yang bersamaan dengan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XIII Apkasi Tahun 2021 berlangsung secara hybrid dengan menerapkan prosedur CHSE (“cleanliness, health, safety, and environment sustainability”) dan protokol kesehatan yang ketat.

Saat sesi Rakernas XIII Apkasi Tahun 2021, hadir secara langsung Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. Sedangkan Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menparekraf Sandiaga S Uno hadir secara daring.

Dalam paparannya, Luhut menyampaikan langkah-langkah pemerintah pusat dalam menangani COVID-19 serta upaya membangkitkan upaya pemulihan ekonomi melalui investasi luar negeri hingga menggenjot pembangunan infrastruktur. Salah satu titik tekannya, menurut Luhut adalah konsep momentum ekonomi berkelanjutan.

Sementara itu Menteri Keuangan Sri Mulyani menyampaikan bahwa saat ini tren pemulihan perekonomian global terus berlanjut, sehingga optimisme masih tinggi meskipun faktor-faktor risiko harus tetap diwaspadai.

Sementara itu, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo yang juga merupakan salah satu pendiri Apkasi dalam paparannya memberikan motivasi kepada para pengurus dengan sharing puluhan tahun pengalamannya menjadi kepala daerah.

Ia pun menantang kepada para bupati untuk berlomba dalam hal ekspor pertanian. “Saya siap di belakang para Bupati dan mari menjadikan pertanian menjadi sektor unggulan dengan memanfaatkan teknologi semisal artificial intellegence,” katanya.