dr. Haridana: Vaksin Sebagai Senjata Pertarungan Melawan Virus Covid Varian Baru

husnie | Sabtu, 26 Juni 2021 - 07:12 WIB

dr. Haridana: Vaksin Sebagai Senjata Pertarungan Melawan Virus Covid Varian Baru FOTO : Sosialisasi Vaksin Dan Covid Varian Baru Secara Virtual


JAKARTA, (otonominews) -- Ketua Gabungan Jalasenastri Korps Marinir Ny. Etta Suhartono melaksanakan pertemuan secara virtual bersama Wakil Ketua Gabungan Jalasenastri Korps Marinir Ny. Nana Endi Supardi, Ketua Korcab Pasmar 1,2 dan 3, Pengurus Gabungan Jalasenastri Korps Marinir serta Para Ketua Cabang dan Ranting mengenai “Sosialisasi Vaksin dan Covid Varian Baru” di Kediaman Wisma Harun, Jln. Raya Cilandak KKO Kesatrian Marinir Hartono-Jakarta Selatan, Jum’at, (25/06).

Pada kesempatan ini sosialisasi mengenai vaksin dan covid varian baru ini disampaikan oleh Dr. dr. Haridana Indah SM  SpPD-KAI, FINASIM, M Biomed yang merupakan Kepala SMF Alergi Immunologi Penyakit Dalam di Rumah Sakit Kanker Dharmais (RSKD) sekaligus menjabat sebagai Ketua Korcab Pasmar 1.

dr. Haridana Indah menyampaikan pentingnya Vaksin untuk menekan penyebaran Virus Covid varian baru, kini kondisi pandemi Covid-19 yang belum surut itu laiknya sedang berperang. Oleh karena itu, vaksin yang ada sekarang adalah senjata untuk memenangkan pertarungan melawan virus berbahaya itu.

"Seperti Vaksin Sinovac tujuannya untuk memicu sistem kekebalan tubuh terhadap virus tanpa menimbulkan respons penyakit yang serius. Metode inactivated virus adalah teknologi yang biasa dipakai dalam pengembangan vaksin, termasuk dalam pengembangan vaksin polio dan flu," paparnya.

Vaksin Sinovac ini juga telah mengantongi izin EUA dari WHO. Menurut WHO, hasil data yang ditinjau menunjukkan vaksin berbasis inactivated virus tersebut dapat mencegah penyakit bergejala pada 51 persen dari mereka yang telah menerima vaksinasi.

Dalam sambutannya ketua Gabungan Jalasenastri Korps Marinir Ny. Etta Suhartono menyampaikan vaksinasi atau imunisasi bertujuan untuk membuat sistem kekebalan tubuh seseorang mampu mengenali dan dengan cepat melawan bakteri atau virus penyebab infeksi. Tujuan yang ingin dicapai dengan pemberian vaksin Covid-19 adalah menurunnya  penularan maupun terpapar Covid-19.

"Saya berharap tetap harus perhatikan protokol kesehatan, dalam beraktivitas sehari-hari dengan menerapkan 5M seperti menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas keluar rumah," ujarnya, menyampaikan pentingnya Vaksin untuk menekan penyebaran Virus Covid varian baru, kini kondisi pandemi Covid-19 yang belum surut itu laiknya sedang berperang. Oleh karena itu, vaksin yang ada sekarang adalah senjata untuk memenangkan pertarungan melawan virus berbahaya itu.

Seperti Vaksin Sinovac tujuannya untuk memicu sistem kekebalan tubuh terhadap virus tanpa menimbulkan respons penyakit yang serius. Metode inactivated virus adalah teknologi yang biasa dipakai dalam pengembangan vaksin, termasuk dalam pengembangan vaksin polio dan flu.

Vaksin Sinovac ini juga telah mengantongi izin EUA dari WHO. Menurut WHO, hasil data yang ditinjau menunjukkan vaksin berbasis inactivated virus tersebut dapat mencegah penyakit bergejala pada 51 persen dari mereka yang telah menerima vaksinasi.

Dalam sambutannya ketua Gabungan Jalasenastri Korps Marinir Ny. Etta Suhartono menyampaikan vaksinasi atau imunisasi bertujuan untuk membuat sistem kekebalan tubuh seseorang mampu mengenali dan dengan cepat melawan bakteri atau virus penyebab infeksi. Tujuan yang ingin dicapai dengan pemberian vaksin Covid-19 adalah menurunnya  penularan maupun terpapar Covid-19.

"Saya berharap tetap harus perhatikan protokol kesehatan, dalam beraktivitas sehari-hari dengan menerapkan 5M seperti menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas keluar rumah," tegasnya.