Dulamayo Selatan Kabupaten Gorontalo kini Punya SMK Pertanian

Hen | Minggu, 11 Juli 2021 - 15:59 WIB

Dulamayo Selatan Kabupaten Gorontalo kini Punya SMK Pertanian FOTO : Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo memberikan sambutan saat melaunching SMK Pertanian di Dulamayo Selatan, Sabtu (10/7).


GORONTALO (Otonominews.co.id) - Sejak berdiri tahun 2012 silam, Yayasan Taman Cendekia (YTC) Gorontalo, terus berkiprah bagi pengembangan SDM di Kabupaten Gorontalo. Yayasan yang didirikan Prof. Nelson Pomalingo ini tidak hanya merintis berdirinya institusi pendidikan formal, tapi juga melirik dan mengembangkan sektor pendidikan non formal. 

Hal itu merupakan bagian dari tekad dan semangat Bupati Gorontalo ini, untuk memberikan penguatan terhadap peningkatan SDM.

Jika tahun 2012, YTC telah mengembangkan pendidikan PAUD dan Pendidikan Kesetaraan melalui PKBM, maka sejak tahun 2019, YTC mendirikan Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK) dan SMA Olahraga, 2 institusi pendidikan pertama dan satu-satunya di Provinsi Gorontalo. Tidak hanya itu, saat ini YTC telah melahirkan SMA Perikanan di Kecamatan Biluhu termasuk melaunching SMK Pertanian di Kecamatan Puncak di Dulamayo Selatan. 

Nelson Pomalingo mengungkapkan hal tersebut saat melaunching operasionalnya SMK pertanian, di Desa Dulamayo Selatan, Sabtu (10/7). 

Bupati Gorontalo itu mengatakan, kehadiran SMK di Kecamatan Puncak ini merupakan tekad Pemerintah dalam rangka membangun masyarakatnya, dan desanya. 

“Dengan beroperasionalnya SMK Pertanian ini, diharapkan dapat melahirkan SDM Pertanian yang unggul dan berdaya saing di Gorontalo,”kata Nelson Pomalingo,

Kata Nelson, keunggulan Dulamayo ada beberapa yang tidak ada di tempat lain. Antara lain, Dulamayo itu punya potensi alam yang menjanjikan. Ada pohon pinus yang merupakan sumber daya alam yang dibanggakan.

“Disini punya berbgai komediti, seperti kopi,cengkeh, durian, rambutan dan manggis serta Buah-buahan lain. Sehingga pada beberapa waktu lalu dulamayo dan sekitarnya telah dicanangkan sebagai konservasi pusat buah-buahan di Gorontalo,” ungkap Nelson.

Bahkan kata Nelson, minimal tahun ini ini ditargetkan 100 Ha lahan kopi di Dulamayo Barat sambil juga daerah di sekitar mengembangkan potensi alam yang ada unggulannya. Inilah kata Nelson, keunggulan dari sisi tanaman. 

Belum lagi dari sisi iklim,  Ungkap Nelson, daerah ini adalah daerah dinggin sebagai daerah bogornya Gorontalo. 

“Orang Jakarta itu, kalau hari Sabtu dan Minggu akan ke Bogor, dan ini sudah dirasakan oleh Dulamayo Selatan dan sekitarnya sudah mulai banyak orang datang kesini,” ungkap Nelson.

Karena itu dengan berbagai keunggulan itu, dirinya berharap masyarakat mengembangkannya. Maka untuk mengembangkan Itu SDM yang terus didorong. 

“Hadirnya SMK pertanian diharapkan akan melahirkan tenaga-tenaga unggul untuk mengembangkan berbagai potensi yang ada,” imbuhnya.

Untuk diketahui, saat ini SMK Pertanian ini  sudah memiliki kuran lebih 20 orang siswa dan guru-guru nya sudah ada. Karena itu, ada empt hal yang perlu dikembangkan dengan berdirinya sekolah ini.

Pertama, terkait budidayanya pertanian dan kehutanan. Kedua, pengelohannya, dan ketiga, bisnisnya. 

“Nah, itulah yang teru dikembangkan dalam sekolah ini,” harap Nelson.