Pimpin Rakor PIKA, Bupati Gorontalo Minta Camat Aktif Tertibkan Prokes di Wilayahnya 

hen | Senin, 19 Juli 2021 - 09:56 WIB

Pimpin Rakor PIKA, Bupati Gorontalo Minta Camat Aktif Tertibkan Prokes di Wilayahnya  FOTO : Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo memimpin Rapat Koordinasi Pimpinan Kecamatan (PIKA) Se-Kabupaten Gorontalo Tahun 2021.


GORONTALO (Otonominews.co.id) - Pemerintah Kabupaten Gorontalo mengizinkan pelaksanaan sholat Idul Adha berjamaah di masjid dan lapangan, terkecuali wilayah yang masuk zona merah. Namun begitu, pelaksanaan sholat tersebut harus menerapkan protokol kesehatan ketat.

Poin tersebut salah satu yang dibahas dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pimpinan Kecamatan (PIKA) Se-Kabupaten Gorontalo Tahun 2021.

Rapat yang dipimpin langsung Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo bertempat di Ruang Madani Kantor Bupati Gorontalo Kamis (17/07/21). Hadir dalam rakor, Wakil Bupati Gorontalo, Sekretaris Daerah, Asisten, Pimpinan OPD terkait, Camat, Seluruh Kapolsek dan Danramil se-Kabupaten Gorontalo.

Bupati Nelson mengungkapkan rapat ini menindaklanjuti koordinasi mulai dari nasional, provinsi, kabupaten.

“Dan hari ini koordinasi dengan pimpinan kecamatan untuk mempertegas lima hal. Pertama Covid, karena ini menjadi kendali utama,” tegas Nelson.

Kepada seluruh camat, Nelson mengimbau untuk aktif menyampaikan protokol kesehatan, dan melakukan penertiban PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) di wilayah masing-masing terlebih khusus wilayah yang terdapat kasus Covid-19. 

“Karena saat ini kasus Covid-19 terus meningkat,” ungkap Nelson.

Poin kedua, lanjut Bupati, membahas soal pelaksanaan hari raya Idul Adha jatuh pada tanggal 20 Juli 2021. 

Pemerintah Kabupaten Gorontalo melalui edaran telah di sampaikan memberikan izin pelaksanaan Sholat di masjid dan lapangan terkecuali wilayah yang masuk zona merah.

“Ketiga kaitannya dengan Bantuan Non Tunai (BNT), kita harus memaksimalkan ini karena sangat dibutuhkan warga. Tadi terungkap ada beberapa hal yang harus kita perbaiki,” sambung dia.

Kemudian poin keempat, Nelson menjelaskan, terkait proyek-proyek pembangunan fisik dan KUR.

Nelson berharap sebagai perwakilan pemerintah di kecamatan, Camat harus turut mengawal setiap proyek di wilayahnya, memantau progres pembangunannya agar semuanya selesai tepat waktu.

“Termasuk, Camat dan Kepala Desa harus mendorong masyarakat, memanfaatkan dana KUR yang disediakan pemerintah daerah”, tuturnya.

Terakhir, Nelson menambahkan, terkait RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah), Pemkab Gorontako akan turun langsung pada bulan depan ke seluruh kecamatan, untuk mengosialisasikan tentang RPJMD, dan menyinkronkan program kabupaten dengan program desa.

“Insya Allah dengan dengan begitu kita bisa mengoptimalkan Pembangunan di Kabupaten Gorontalo, seperti teklain kami Dua kali lebih baik,” pungkas Nelson.