Gedung BPOM Kebakaran, Diduga Karena Korsleting Listrik

Wie | Senin, 19 Juli 2021 - 09:07 WIB

Gedung BPOM Kebakaran, Diduga Karena Korsleting Listrik FOTO : Kebakaran Gedung BPOM semalam


JAKARTA, (otonominews) -- Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI menjelaskan peristiwa kebakaran gedung BPOM di Jl. Percetakan Negara Raya No. 29 Kel. Johar Baru Kec. Johar Baru Jakarta Pusat, Minggu (18/7) malam, pada pukul 21.30 WIB.

"Kebakaran terjadi pada sekitar pukul 21.30 WIB di Lantai 1 Gedung F Barat Badan POM Jakarta, di mana pada saat kejadian sedang dilakukan pekerjaan peremajaan panel listrik," ujar BPOM dalam pernyataan tertulis, pada Senin (19/7).

Dalam peristiwa kebakaran tersebut, papar BPOM, tidak menimbulkan korban jiwa. Kerusakan terjadi di 1 ruangan dan tidak mengganggu fungsi pelayanan di Badan POM.

“Badan POM menyampaikan terima kasih yang sebesar-sebesarnya kepada semua pihak, khususnya petugas pemadam kebakaran dan kepolisian setempat yang bergerak cepat untuk memadamkan api serta mengamankan situasi di lokasi kebakaran," tandas dia.

Sementara itu, Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polri ikut turun memeriksa lokasi kebakaran Kantor Badan Pengawas obat dan Makanan (BPOM) di Jalan Percetakan Negara, Johar Baru, Jakarta Pusat.

"Semalam juga sudah ada dari Labfor, cuma karena situasinya gelap, itu kan gelap itu, karena lampu nggak hidup semua, mungkin pagi ini akan diperiksa sama Labfor lagi," tutur Kapolsek Johar Baru Kompol Edison saat dikonfirmasi, Senin (19/7).

Menurut Edison, sejauh ini kebakaran Kantor BPOM ada kaitannya dengan pengerjaan instalasi listrik. Sebanyak lima saksi pun turut diperiksa petugas. "Ada pekerjaan listrik, panel listrik," kata Edison.

Sebagaimana dikabarkan, semalam, Dinas Pemadam Kebakaran DKI Jakarta melaporkan kebakaran gedung BPOM yang terjadi pada pukul 21.30 WIB. Awalnya sejak mendapat laporan, petugas Gulkarmat Provinsi DKI Jakarta tiba di lokasi lima menit kemudian.

"Terjadi kebakaran pd kantor BPOM pkl. 21.30 di Jl. Percetakan Negara Raya No. 29 Kel. Johar Baru Kec. Johar Baru Jakarta Pusat. Pengerahan 7 Unit. Dalam penanganan petugas (18/7/2021)," tulis Dinas Pemadaman DKI Jakarta, melalui akun Twitter @humasjakfire, Minggu (18/7) malam.

Sebanyak 17 unit mobil pemadam pemadam kebakaran (damkar) dikerahkan  dan 75 personel untuk memadamkan api berikut pendukungnya seperti 8 pompa dan 9 pendukung. Selanjutnya, pukul 23.00 WIB, petugas mulai melakukan proses pendinginan dan penguraian/pembuangan asap di area terbakar lantai dasar kantor BPOM.

Pemadaman dinyatakan selesai atau sudah berstatus hijau pada Senin pukul 00.42 WIB. Sudin Gulkarmat Jakarta Pusat menyatakan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini. Kebakaran diduga terjadi karena hubungan arus pendek atau korsleting listrik.

Kebakaran pun berhasil ditangani dan selesai pukul 00.42 WIB, pada Senin dini hari. "Objek Kantor BPOM (BUP). Jenis bangunan tinggi (BT)," kata Humas Dinas Gulkarmat, Mulat Wijayanto dalam keterangannya, Minggu (18/7/2021).

Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Kasudin Gulkarmat) Jakarta Pusat Asril Rizal mengatakan, kebakaran tersebut terjadi di lantai 1 salah satu gedung dengan luasan 200 meter persegi.

"Kerugian ditaksir Rp600 juta dengan luas area 8x25 meter atau 200 meter persegi," kata Asril saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin.

Asril menerangkan, kebarakan bermula ketika kantor BPOM sedang ada perbaikan panel listrik di lorong F timur dan F barat. Petugas keamanan BPOM ingin melakukan pemadaman. “Karena asap yang ditimbulkan pekat, petugas kewalahan melakukan pemadaman," kata Asril.