PPKM Darurat bakal Dilonggarkan 26 Juli 2021, Ini Penjelasan Luhut Panjaitan

Hen | Rabu, 21 Juli 2021 - 06:30 WIB

PPKM Darurat bakal Dilonggarkan 26 Juli 2021, Ini Penjelasan Luhut Panjaitan FOTO : Menko Marves Luhut B Panjaitan.(ist)


JAKARTA (Otonominews.co.id) - PPKM (pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat) Darurat akhirnya diperpanjang hingga 25 Juli 2021 atau ditambah lima hari lagi, dari 20 Juli kemarin.

Namun demikian, dalam pernyataannya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan, kebijakan tersebut akan dilonggarkan bila pada 26 Juli nanti angka penularan Covid-19 menurun.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan alasan mengenai rencana pelonggaran  (PPKM) darurat pada 26 Juli 2021.

Dikutip dari dialog B-Talk yang ditayangkan KompasTV, Selasa (20/7) malam, Luhut yang juga Kordinator PPKM ini menjelaskan, bahwa pemerintah perlu mempertimbangkan beberapa hal sebelum melonggarkan pembatasan kegiatan. Meskipun diakuinya, data kasus Covid-19 dan mobilitas masyarakat mulai tampak melandai.

"Di dunia ini, tidak ada kebijakan habis ditutup langsung dibuka. Pengalaman di India, di Malaysia dan lainnya itu setelah (pembatasan) dibuka kasus naik lagi eksponensial," kata Luhut 

"Kita tidak mau seperti itu karena varian delta ini tujuh kali lebih dahsyat penularannya dairpada varian alpha," sambungnya.

Oleh sebab itu, lanjutnya, pemerintah akan kembali melakukan evaluasi pelaksanaan PPKM darurat. Hasil evaluasi tersebut, kata dia, akan disampaikan kepada Presiden Joko Widodo pada 25 Juli.

"Sekarang kan tanggal 20 Juli, nanti kalau berjalan baik, artinya kita masih menjalankan protokol kesehatan dan keterisian RS baik, tanggal 25 Juli akan kita laporkan kepada presiden," kata dia.

Namun, Luhut memprediksi pelaksanaan PPKM darurat ini memberikan dampak penurunan status suatu daerah, dari level risiko penularan tinggi ke risiko penularan sedang hingga rendah.

"Kalau semua berjalan baik, nanti akan banyak daerah di Jawa dan Bali levelnya menurun dari level empat ke level tiga. Bahkan ada yang menurun hingga level dua," paparnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, dalam keterangan persnya, Presiden Jokowi mengumumkan bahwa PPKM darurat dapat dibuka secara bertahap pada 26 Juli. Namun Jokowi menekankan, pembukaan tersebut harus berdasarkan penurunan tren kasus Covid-19.

"Jika tren kasus terus mengalami penurunan, maka tanggal 26 Juli 2021, pemerintah akan melakukan pembukaan bertahap," kata Presiden, Selasa (20/7) malam.