Program Vaksinasi Keluarga di Karawang jadi Percontohan Tingkat Nasional

hen | Rabu, 28 Juli 2021 - 16:12 WIB

Program Vaksinasi Keluarga di Karawang jadi Percontohan Tingkat Nasional FOTO : Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana


KARAWANG (Otonominews.co.id) – Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo mengatakan, Kabupaten Karawang menjadi daerah percontohan program vaksinasi keluarga tingkat nasional.

Menurut Hasto, Pemkab Karawang setempat dinilai memiliki konsep dan infrastruktur yang jelas dan memadai.

"Pelaksanaan vaksin keluarga akan dilakukan oleh Praktik Bidan Mandiri (PBM)," katanya setelah berkoordinasi dengan Bupati Karawang, Rabu (28/7/2021).

Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana mengatakan, pelaksanaan program vaksinasi di Kabupaten Kawarang sudah berjalan sesuai konsep dan matang.

"Proses pelaksanaan vaksinasi keluarga di Karawang sudah dikonsep dengan matang," kata Cellica.

Namun demikian, Cellica mengakui penularan COVID-19 dari klaster keluarga masih cukup tinggi. Ia pun berharap program vaksinasi keluarga bisa menjadi solusi menangani pandemik COVID-19 di daerahnya.

Cellica pun mengajak semua pihak untuk berperan dalam mensukseskan vaksinasi keluarga di Karawang.

"Tahun ini, Karawang ditargetkan sudah mencapai 70 persen vaksinasi. Sehingga, Desember 2021 ini sudah terjadi Herd Immunity," ujarnya.

Untuk mencapai target tersebut, Bupati mengintruksikan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Karawang sebagai leading sector program tersebut.

DPPKB Karawang, ia menjelaskan, nantinya akan melibatkan 208 orang Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) dan 618 Pos KB Desa sebagai penggerak di lapangan. Sedangkan Pengurus Cabang Ikatan Bidang Indonesia akan mendorong para bidan sebagai vaksinator.

"Melalui pemberdayaan 801 PBM yang ada maka target vaksinasi di Karawang akan lebih cepat tuntas. Tentunya ini akan membantu Dinas Kesehatan yang selama ini menjadi eksekutor pelayanan vaksinasi," tutur Cellica.

Dalam keterangan pers dari Dinas Komunikasi Informasi Kabupaten Karawang, disebutkan terdapat 801 PBM yang tersebar di 30 kecamatan. Bila setiap bidan memiliki target vaksinasi 100 orang, maka program vaksinasi keluarga bisa mencapai 80 ribu orang.

Sementara itu, Kepala DPPKB Karawang, Sofiah mengatakan vaksinasi keluarga di Karawang sudah dilakukan secara simbolis pada saat peluncuran bersama BKKBN, Selasa (27/7) lalu. Namun, mereka masih menunggu petunjuk teknis pelaksanaan secara massal.

Pelaksanaannya akan diatur dalam Peraturan Mentri Kesehatan yang baru termasuk PBM sebagai vaksinator.

"Bagi keluarga yang ingin  divaksin masih harus menunggu aturan yang menjadi dasar pelaksanaan kegiatan ini selanjutnya," tegas Sofiah.