Bamsoet: Covid-19 Sebagai Alarm Bagi Pemda Segera Melakukan Langkah Antisipasi

husnie | Sabtu, 31 Juli 2021 - 19:36 WIB

Bamsoet: Covid-19 Sebagai Alarm Bagi Pemda Segera Melakukan Langkah Antisipasi FOTO : Ketua MPR RI Bambang Soesatyo


JAKARTA, (otonominews) -- Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mencatat, lima dari 10 provinsi yang mengalami kenaikan jumlah kematian mingguan per 25 Juli 2021 berasal dari luar Jawa dan Bali.

Merespons hal tersebut, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo meminta Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengingatkan setiap pemerintah daerah (pemda), khususnya di 10 provinsi tersebut agar menjadikan kenaikan kasus kematian.

Karena, menurutnya, Covid tersebut sebagai alarm bagi pemda yang wilayahnya mengalami lonjakan kasus, dan pemda segera melakukan langkah-langkah antisipasi dalam menekan sekaligus mencegah terjadinya kembali lonjakan kasus. 

"Mengingat, kenaikan kasus kematian selama dua pekan terakhir ini selalu lebih dari 1.000 kasus setiap harinya," kata politisi yang akrab disapa Bamsoet ini, Sabtu (31/7/2021).

Bamsoet meminta pemda, khususnya daerah yang tidak menerapkan PPKM Darurat agar mempertimbangkan penerapan PPKM di wilayahnya.

"Hal ini sebagai upaya dalam mencegah terjadinya lonjakan kasus baik kasus aktif maupun kasus kematian akibat Covid-19," ujar Waketum Partai Golkar ini.

Bamsoet pun mendesak pemda berkordinasi dengan pihak rumah sakit rujukan, pusat kesehatan masyarakat, maupun fasilitas kesehatan agar terus berupaya meningkatkan kesiapan fasilitas layanan kesehatan untuk mencegah kematian akibat Covid-19.

"Di samping juga mengevaluasi sistem penanganan pasien Covid-19 di setiap layanan kesehatan yang tersedia," jelas Ketua Umum IMI ini.

Lebih lanjut, legislator asal Dapil Jateng 7 ini menghimbau seluruh masyarakat untuk terus meningkatkan disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan 5M. 

"Di samping turut aktif dalam mendukung program vaksinasi Covid-19," pungkas Bamsoet.