Unit Usaha Bumdes Upaya Pemberdayaan Masyarakat dan Kurangi Pengangguran

Wie | Selasa, 14 September 2021 - 15:20 WIB

Unit Usaha Bumdes Upaya Pemberdayaan Masyarakat dan Kurangi Pengangguran FOTO : Pertashop


GORONTALO,  (otonominews) -- Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Sinar usaha yang ada di Desa Tabongo Timur, Kecamatan Tabongo, Kabupaten Gorontalo ini terbilang keren. Pasalnya Bumdes ini sudah memiliki sejumlah unit usaha termasuk Pertashop yang berada di halaman Kantor Desa Tabongo Timur.

Menurut Direktur Bumdes sinar usaha Mohamad Faisal Hidayat, hal ini sebagai upaya pemberdayaan masyarakat dalam rangka mengurangi pengangguran serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

"Bumdes ini bernama Bumdes Sinar Usaha yang berdiri di tahun 2018 dan terdiri dari beberapa unit usaha dengan modal dari desa sebesar 950 juta, salah satunya Pertashop, tujuan kami membangun ini untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ucap Faisal Hidayat saat diwawancara oleh awak media di ruang kerjanya, Selasa (14/09/2021).

Lanjut Faisal, penyertaan modal dari desa sebesar 950 juta diperuntukan beberapa unit usaha. Diantaranya tenda dan penyewaan kursi, kerjasama pemasaran produk, produk UMKM. Ada juga unit pelayanan penjualan sarana dan prasana prosuksi pertanian termasuk usaha unit pariwisata dan internet. 

"Wisata itu berupa pengelolaan hutan jatiitu dijadikan objek wisata. Kemudian unit internet jadi bagian wisata dan internet," ujarnya.

Terkait pembangunan Pertashop ini penyertaan modal juga dari desa dan dikerjasamakan dengan pertamina langsung dibawah anak perusahaan PT pertamina Retail dan itu membuka pertashop dengan kapasitas 3.000 Kilo Liter yang diluncurkan pada tanggal 1 sepetember 2021. 

" Alhamndullilah dua minggu penjualan sudah mencapai lebih dari 3.000 kilo liter terjual dan modal penyertaan modal  digelontorkan desa sebesar 4 ratus juta lebih," katanya.

Dalam rangka Pemberdayaan masyatakat bumdes sudah merekrut 7 orang kariyawan. 

" Tujuan semua unit-unit usaha dibuka untuk pemberdayaan masyarakat dibidang ekonomi sosial dan tentunya  meningkatkann ketersedian bahan bagi masyarakat. Tentunya bahan bakarnya lebih mudah di dapat, pemasaran umkm lebih lancar dan seterusnya," jelasnya. 

Ia melanjutkan dengan adanya Bumdes ini Desa sudah bisa menghasilkan PAD lebih dari tahun-tahun sebelumnya.

"Alhamdulillah di tahun pertama saya menjabat sebagai direktur Bumdes dana yang kami dapat itu sekitar 22 juta jadi PAD Desa itu ada sekitar 11 juta lebih pertahun," lanjutnya.

Terkait dengan hal ini Kepala Desa Tabongo Timur Haryanto N. Ismail mengatakan di masa pemerintahanya akan fokus dalam pemberdayaan kesejahteraan masyarakat.

"2 tahun masa pemerintahan saya sudah 1M seratus lebih yang sudah saya gelontarkan untuk pemberian dana BLT kepada masyarakat sehingga orientasi pemerintahan saya selama 6 tahun ini ada usaha yang dilakukan setiap tahun semata-mata untuk pemberdayaan dan lain sebagainya," tuturnya.

"Kami dari pemerintah Desa berusaha semaksimal mungkin untuk mengurangi angka-angka pengangguran, dan untuk PAD sendiri sejak saya masuk di 2019 kurang lebih sudah 5 juta dan di tahun 2020 kurang lebih 16 juta dan untuk 2021 Insya Allah target kita 30 juta," tutupnya.