Anies Baswedan: Udara Bersih Hak Asasi Manusia Yang Dijamin UUD 1945

Wie | Jumat, 17 September 2021 - 21:59 WIB

Anies Baswedan: Udara Bersih Hak Asasi Manusia Yang Dijamin UUD 1945 FOTO : Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan  (nstagram aniesbaswedan)


JAKARTA, (otonominews) – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengapresiasi putusan hakim Pengadilan Negeri Jakarta terhadap gugatn 32 warga DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten tentang kualitas udara.

Lewat akun Instagramnya, Anies mengatakan bahwa udara bersih adalah hak asasi manusia yang dijamin oleh Undang-Undang Dasar 1945. Atas putusan tersebut, kata Anies, para warga negara sedang menjalankan kewajiban berbangsa dan bernegara sesuai UUD 1945 terkait hak atas lingkungan hidup yang sehat.

“Kami di Pemprov DKI mengapresiasi gugatan terkait kualitas udara yang diajukan oleh 32 warga DKI, warga Jawa Barat, dan Banten pada tahun 2019 lalu,” ujar Anies lewat video di instagram aniesbaswedan, Jumat 17 September 2021 pada pukul 20.00 WIB.

Anies Baswedan menyampaikan, pada hari Kamis 16 September 2021 majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta pusat telah memutuskan mengabulkan sebagian gugatan para tergugat. “Ada 7 pejabat tingkat nasional dan daerah yang menjadi pihak tergugat termasuk Gubernur DKI Jakarta,” tuturnya.

Amar putusan ini, kata Anies, sesuai dengan visi dan misi pemerintah provinsi DKI Jakarta untuk menyediakan udara bersih yang merupakan hak dasar bagi siapapun, karena itu Pemprov DKI Jakarta menerima putusan pengadilan dan tidak mengajukan banding dalam rangka mempercepat pelaksanaan putusan tersebut.

Bahkan sebelum sidang gugatan dimulai, Pemprov DKI sebenarnya telah mengeluarkan Instruksi Gubernur No. 66/2019 tentang Pengendalian Kualitas Udara. Kita telah memulai 7 Insiatif Untuk Udara Bersih untuk menyelesaikan masalah pencemaran udara di DKI Jakarta.

“Ini adalah kerja besar tapi ini juga adalah kerja bersama dan kita semua tahu bahwa polusi udara dan perubahan iklim adalah masalah global yang sangat mendesak untuk diselesaikan,” katanya.

Anies menegaskan, Jakarta tidak akan berpangku tangan. Dan Pemprov DKI memilih untuk berada di barisan depan bersama dengan kota-kota besar dunia lainnya di dalam melawan perubahan iklim.  Dan kepada warga Jakarta, Anies mengimbau, untuk ikut ambil peran dengan lebih banyak pakai transportasi publik, gunakan kendaraan kendaraan yang rendah emisi bahkan kalau bisa bebas emisi, seperti sepeda, kemudian hindari bakar sampah di tempat terbuka, pastikan kendaraan kita terawat dan telah diuji emisi.

“Mari kurangi jejak emisi karbon dari diri kita sendiri, ini adalah ikhtiar sama-sama, pemerintahan bertanggung jawab dan saya mengajak seluruh warga Jakarta mari kita semua ambil tanggung jawab. Ikhtiar ini bukan semata-mata untuk udara yang kita hirup hari ini, tapi juga untuk lingkungan hidup yang lebih baik untuk bagi anak-anak kita dan generasi anak-anak dari anak kita,” tutupnya.