Tim PTSL BPN Batam Targetkan 15 Ribu Sertifikat Tanah

Setyabudi | Rabu, 12 Juli 2017 - 04:21 WIB

Tim PTSL BPN Batam Targetkan 15 Ribu Sertifikat Tanah FOTO : Para pegawai BPN usai melaksanakan apel peresmian tim khusus Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di kantor BPN Batam, Selasa (11/7).


Reporter: Setyabudi

BATAM (otonominews.net)- Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Batam meresmikan tim khusus Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) guna mempercepat pnyelesaian 15 ribu sertifikat bidang tanah di Kavling Siap Bangun (KSB) di Kecamatan Sagulung, Kota Batam.

“Saya launching program PTSL beserta tim yang akan bertugas dalam penyelesaian 15 ribu sertifikat bidang tanah, yang telah diamanatkan kepada BPN Batam,” kata Kepala Kantor BPN Kota Batam, Asnaedi, Selasa (11/7) usai memimpin apel bersama di halaman kantor BPN, Sekupang.

Lebih jauh, kata dia, ada tiga tim yang beranggotakan masing-masing 15 orang disiapkan untuk melayani masyarakat dalam memiliki sertifikat tanah itu.

“Tim akan turun ke tiga lokasi tersebut, jadi warga harap melengkapi persyaratan mereka,” ujarnya.

Warga yang akan dilayani untuk memperoleh sertifikat harus memenuhi persyaratan antara lain: bukti pembayaran UWTO, surat kepemilikan kavling, bukti pembayaran pajak dan syarat lain.

BP Batam, lanjut dia, juga akan mendukung program ini dengan turun bersama BPN demi mendukung kelancaran program PTSL ini sehingga warga yang belum sempat membayar UWTO bisa bayar di tempat.

Bidang-bidang tanah yang akan disertifikasi itu terletak di Kelurahan Seilekop, Seipelungut, dan Seilangkai dengan penerbitan sertifikat yang akan dibiayai oleh pemerintah melalui APBN 2017.

PTSL ini merupakan salah satu bentuk percepatan yang digagas oleh Presiden Joko Widodo. Tujuannya, agar seluruh warga yang memiliki tanah bisa mempunyai sertifikat. Pelaksanaannya didukung sistem komputerisasi sehingga cepat dan terkontrol.

“Pusat juga bisa mengontrol langsung jalannya PTSL di BPN Batam,” tambahnya.

Bila telah selesai rencananya sertifikat akan diserahkan langsung oleh Presiden Joko Widodo kepada warga penerima.

“Kita tunggu giliran saja, karena penyerahan ini akan dilakukan presiden ke seluruh daerah yang mendapatkan program PTSL, yang penting kita kerjakan tugas sesuai target yang diberikan,” ungkap pria asal Makasar ini.

Ketua Tim PTSL, Novlinda mengatakan waktu yang lumayan singkat satu tim harus menyelesikan sedikitnya lima ribu sertifikat.

“Yang paling penting bekerja serius, dan teliti, agar dapat meminilisir kesalahan, sebab memengaruhi pengerjaan sertifikat yang lainnya,” kata dia.