Anies Baswedan: Transportasi Terintegrasi Membuat Jabodetabek Setara Kota Maju Dunia

Wie | Rabu, 29 September 2021 - 18:53 WIB

Anies Baswedan: Transportasi Terintegrasi Membuat Jabodetabek Setara Kota Maju Dunia FOTO : Gubenur DKI Jakarta, Anies Baswedan Resmikan Integrasi Transportasi Jabodetabek


JAKARTA, (otonominews) -- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meresmikan Integrasi Transportasi Jabodetabek sekaligus Penataan Stasiun Tebet dan Stasiun Palmerah, Rabu (29/9/2021).

Penataan Stasiun Tebet dan Stasiun Palmerah adalah stasiun kelima dan keenam yang menjadi simpul integrasi transportasi, di mana payung kebijakannya disiapkan oleh Kemenhub, kemudian Kementrian BUMN dengan Pemprov DKI bekerja bersama mewujudkan bentuk operasionalnya.

“Alhamdulillah, hari ini meresmikan Integrasi Transportasi Jabodetabek sekaligus penataan Stasiun Tebet dan Stasiun Palmerah, bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Menteri BUMN Erick Thohir,” ujar Anies di Stasiun Tebet, Jakarta Selatan.

Anies mengharapkan masyarakat mulai menggunakan transportasi umum, agar terintegrasinya antartransportasi di Jabodetabek itu tak kalah dengan kota maju dunia lainnya.

"Nanti ini (transportasi terintegrasi) semua akan bisa makin membuat Jakarta, Jabodetabek setara dengan kota-kota maju dunia lainnya. Semoga ikhtiar kita, maju kotanya, bahagia warganya itu benar-benar bisa tercapai," kata Anies.

Selain meresmikan penataan stasiun Tebet dan Palmerah serta menyaksikan penandatanganan dokumen Integrasi Transportasi Jabodetabek, kita juga mencanangkan pembangunan Jembatan Penyeberangan Multiguna (JPM) Dukuh Atas.

“Rencananya akan selesai pada bulan Juni 2022 seiring dengan beroperasinya LRT Jabodebek dan revitalisasi Stasiun Sudirman. Dan hari ini kita juga melakukan soft launching sistem ticketing terintegrasi dan superapp Jaklingko,” ucapnya.

Kehadiran transportasi terintegrasi, kata Anies, merupakan buah kolaborasi Pemprov DKI dengan berbagai pihak dari Kementerian BUMN sampai swasta. Nanti payung hukum akan disediakan oleh Kemenhub, kemudian Kementerian BUMN dengan Pemprov DKI bekerja dalam mewujudkan bentuk operasionalnya.

“Hari ini sungguh bersejarah, bukan hanya sebagai batu loncatan pelayanan transportasi umum yang lebih baik, tetapi juga membuktikan bahwa kolaborasi jika dikerjakan serius tuntas maka manfaatnya akan amat dirasakan masyarakat,” sebutnya.

Anies berharap dengan pengintegrasian ini lebih banyak warga yang memilih naik kendaraan umum, sebagai pilihan yang rasional karena terjangkau secara jarak, biaya, predictable secara waktu dan bisa dikerjakan sambil mengerjakan aktivitas lain, sehingga dengan naik kendaraan umum kita akan lebih produktif.

“Inilah yang kami haturkan kepada warga Ibu Kota dan sekitarnya bahwa transportasi umum di Jakarta makin hari makin terintegrasi. Bisa pergi dari mana saja ke mana saja menggunakan satu system,” tuturnya.

Anies menambahkan, meski terkesan sederhana, tapi diberbagai negara dunia itu orang-orang tersebut mendapatkan penghargaan dan ini menjadi inovasi lantaran konversi subsidi barang menjadi subsidi orang.

“Kepada anak kereta Tebet dan Palmerah selamat menikmati wajah baru stasiunnya. Insya Allah penataan dua stasiun lagi, Manggarai dan Gondangdia menyusul tuntas tahun ini juga,” tutupnya.