Ketua Banggar DPR Minta Pembangunan Nasional Perhatikan Kelestarian Lingkungan 

husnie | Jumat, 01 Oktober 2021 - 12:52 WIB

Ketua Banggar DPR Minta Pembangunan Nasional Perhatikan Kelestarian Lingkungan  FOTO : Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah


JAKARTA, (otonominews) -- Pembangunan nasional selama ini hanya berorientasi pada sektor ekonomi belaka dan mengesampingkan aspek-aspek lingkungan. Imbasnya, pertumbuhan ekonomi yang tinggi tidak sejalan dengan kelestarian lingkungan. 

Demikian disampaikan Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah dalam Rapat Paripurna di Kompleks Parlemen, Senayan, Kamis (30/9/2021).

"Selama ini nalar pembangunan yang terbentuk bersifat ekonomistik, ini hanya untuk perekonomian tinggi dan mengabaikan aspek lingkungan," kata Said.

Oleh karena itu, Said menilai, sudah saatnya rencana pembangunan yang disusun memberikan perhatian lebih kepada aspek lingkungan dan keanekaragaman hayati. 

"Sebenarnya, isu ini menjadi sudah menjadi pembahasan tingkat global sejak 1997 lalu di Kyoto, Jepang. Sayangnya tidak banyak negara meratifikasi atau menjalankan ini," ungkap politisi PDI Perjuangan ini.

Said menyebut, negara-negara di dunia, termasuk Indonesia akhirnya menandatangani Paris Agreement tahun 2016 sebagai upaya pengendalian gas rumah kaca. 

Perjanjian internasional ini pun telah diratifikasi Indonesia, Namun, kata Said, pembangunan nasional masih belum ramah terhadap emisi.

"Sekali pun sudah diratifikasi, tidak serta merta pembangunan kita ramah emisi," ujar Said.

Bahkan di masa depan, beber Said kerusakan ekologi dan berbagai virus menjadi tantangan yang akan dihadapi Indonesia. 

Apalagi, tambah legislator asal Dapil Jatim 11 ini, Presiden AS Joe Biden menyebut, Jakarta sebagai Ibukota Indonesia akan tenggelam sebagai akibat turunnya muka laut. 

"Selain itu beberapa waktu lalu juga ditemukan ribuan burung pipit mati di Bali dan Cirebon karena tingkat keasaman air hujan yang tinggi. Ini beban berat bagi bumi," pungkas Said Abdullah.