Bertemu Bos Bloomberg, Sri Mulyani: Semua Negara Masih Bergulat Atasi Pandemi

Wie | Selasa, 12 Oktober 2021 - 08:33 WIB

Bertemu Bos Bloomberg, Sri Mulyani: Semua Negara Masih Bergulat Atasi Pandemi FOTO : Menkeu Sri Mulyani kunjungi kantor pusat perusahaan finansial dan media Bloomberg L.P. di New York, Amerika Serikat.( Instagram)


JAKARTA, (otonominews) -- Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengunjungi kantor pusat perusahaan finansial dan media Bloomberg L.P. di New York, Amerika Serikat. Dalam kesempatan tersebut, ia menyempatkan diri untuk berbincang dengan sang pendiri perusahaan, Michael Bloomberg.

“Saya bertemu Michael Bloomberg di kantor pusat Bloomberg di New York. Ruang kerja Mike bersifat  open space - tanpa sekat tanpa pintu. Di sudut ruang kami berdiskusi mengenai berbagai hal,” tulis Sri Mulyani lewat akun instagramnya @smindrawati, Senin, 11 Oktober 2021.

Lebih lanjut Sri Mulyani menjelaskan, tantangan climate change dan persiapan pertemuan COP26 di Glasgow. Bagaimana upaya dunia menangani ancaman perubahan iklim terutama dari segi pendanaan, dan kerjasama public private serta filantropis dalam pendanaan untuk dapat ditingkatkan.

“Indonesia telah menciptakan platform blended finance SDG Indonesia One yang dikelola oleh @ptsmi_id PT Sarana Multi Infrastruktur dimana Bloomberg Filantropis juga ikut kontribusi dalam penanaman Mangrove,” tuturnya.

SDG Indonesia on, lanjutnya, adalah wadah kerjasama pendanaan baik pendanaan ekuitas maupun pinjaman dan hibah serta penurunan resiko (de-risking) bagi program SDG dan climate change proyek.

Sri Mulyani dan Michael Blomberg juga berdiskusi mengenai masalah kesehatan. Bagaimana penyesuaian kerja di Amerika Serikat dengan adanya Pandemi Covid.  Sebab,sebagian orang kembali bekerja di kantor, namun ada yang tetap ingin bekerja dari rumah. 

“Wajib memakai masker dan harus vaksin atau tidak ? Pilihan dan debat seperti ini menjadi isue utama di Amerika Serikat baik di pemerintah, dunia usaha, dan di sekolah/kampus.” Katanya.

Semua negara terus menyesuaikan kebiasaan akibat Pandemi. Semua negara masih bergulat mengatasi pandemi dan mengatasi dampak ekonomi sosial dan keuangan yang sangat besar.

Lebih lanjut, Sri Mulyani menerangkan, Indonesia juga terus menangani dan mengendalikan Covid-19, mengembalikan secara bertahan aktivitas sosial ekonomi dan terus mendorong reformasi. “Agar kita pulih cepat dan lebih kuat dengan produktivitas dan kinerja Ekonomi yang makin tinggi,” pungkasnya.