Hari Ini, Deklarasi Anies Baswedan For Presiden 2024

husnie | Rabu, 20 Oktober 2021 - 04:43 WIB

Hari Ini, Deklarasi Anies Baswedan For Presiden 2024 FOTO : Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan


JAKARTA, (otonominews) – Hari ini, Rabu (20/10/2021), Aliansi Nasional Sejahtera Indonesia (Anies) akan menggelar deklarasi dukungan untuk Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan sebagai calon presiden (capres) 2024.

Lewat flyer bertuliskan "Deklarasi Anies Baswedan For Presiden 2024", rencananya deklarasi yang disiarkan langsung melalui Zoom dan YouTube akan digelar di Gedung Juang 45 pada pukul 13.00-15.00 WIB.

Koordinator deklator Anies, La Ode Basir mengatakan, pihaknya pihaknya mendukung orang nomor satu di DKI Jakarta itu dalam Pilpres 2024 lantaran melihat kinerja Anies selama ini. Ia menyebut 23 janji Anies untuk memimpin Ibu Kota juga sudah sangat baik.

Dia juga menilai Gubernur DKI Jakarta itu sukses dalam memimpin Jakarta, misalnya dapat penghargaan dari lembaga kredibel. Kemudian, penataan jalan, pembangunan sarana.

"Kemudian bagaimana penataan jalan, pembangunan sarana, baik infrastruktur, menggerakkan masyarakat. Janji kampanye Anies kan kelihatan, ada yang sudah dikerjakan, ada yang sedang berjalan," ujar Basir, kepada wartawan, Selasa (19/10/2021).

Basir mengatakan Aliansi Nasional Indonesia Sejahtera akan jadi wadah untuk Anies berkeliling Indonesia setelah menjabat Gubernur DKI. Anies juga akan memperkuat jaringan basis-basis masa seluruh wilayah dari kota sampai pedesaan.

"Pak Anies kan menyampaikan bahwa setelah beliau sebagai Gubernur DKI di Oktober 2022 nanti, beliau kan akan jalan keliling Indonesia ya. Nah, bagaimana Aliansi Nasional Indonesia juga menjadi wadah beliau untuk keliling Indonesia. Itu tentu kita akan memperkuat jaringan basis-basis masa seluruh wilayah Indonesia dari kota sampai pedesaan," ujarnya.

Aliansi Nasional Indonesia Sejahtera sejak 2018, kata Basir, sudah mendukung Anies untuk nyapres. Aliansi ini disebut diisi oleh sejumlah aktivis. Basir mengatakan, saat deklarasi, Anies tidak ikut hadir.

"2018 kita mendorong Pak Anies jadi calon presiden juga, tapi komitmen Anies untuk lebih concern di Jakarta, kita mendorong itu. Kan Gubernur sebelumnya Pak Jokowi hanya 1 tahun, kalau itu diulangi Pak Anies, kan itu preseden yang tidak bagus, contoh yang tidak bagus," pungkasnya.