Pengamat: Tidak Ada Petahana, Anies Bisa Menang di Pilpres 2024

Wie | Kamis, 21 Oktober 2021 - 07:23 WIB

Pengamat: Tidak Ada Petahana, Anies Bisa Menang di Pilpres 2024 FOTO : Gubenur DKI Jakarta, Anies Baswedan


JAKARTA, (otonominews) – Dorongan dari masyarakat agar Gubernur DKI Anies Baswedan ikut bertarung di Pilpres 2024 terus berkembang. Salah satu dorongan yang muncul berasal dari relawan mengatasnamakan Aliansi Nasional Indonesia Sejahtera (Anies) yang mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai Presiden 2024.

Menanggapi aksi tersebut, Pengamat Politik dari Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) Ujang Komarudin mengatakan, Anies bisa menang sesuai elektabilitasnya ke depan. Karena, menurutnya, pada 2024 tidak ada petahana.

"Karena di 2024 itu, tidak ada petahana maka Anies juga punya peluang untuk jadi Capres. Pertarungannya pun bebas, semua kandidat punya peluang yang sama termasuk Anies. Namun, menang itu tergantung dari elektabilitas dari Anies sendiri ke depan," katanya, dilansir republika, Rabu (20/10).       

Dikatakan Ujang, jika elektabilitasnya tinggi maka menang ada. Namun, jika elektabilitasnya stagnan atau rendah, maka sulit untuk bisa bersaing dan bisa saja akan kalah. "Jadi kuncinya soal elektabilitas. Peluang Anies terbuka jika elektabilitasnya naik," kata dia.

Senada dikatakan pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M Jamiluddin Ritonga, Gubernur DKI Jakarta itu menjadi salah satu kandidat kuat yang bisa memenangi Pilpres 2024.

"Pilihan relawan Anies untuk mendukung Anies tentu sangat logis. Sebab, Anies salah satu capres yang sangat potensial untuk memenangkan Pilpres 2024," kata Jamiluddin dalam keterangan tertulisnya, Rabu (20/10).

Dia membeberkan, potensi Anies bisa dilihat dair berbagai lembaga survei yang selalu menempatkan mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan selalu sering tiga besar.

Bahkan dalam beberapa survei Anies memperoleh elektabilitas tertinggi mengungguli Menhan Prabowo Subianto dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

"Selain itu, keberhasilannya memimpin Jakarta dapat menjadi modal untuk memenangkan Pilpres 2024. Dari 23 janji politiknya pada umumnya sudah Anies penuhi," tuturnya, seperti dilansir rmol.co.

Hal lain, kata Jamiluddin, prestasi Anies juga sangat menonjol selama menjadi Gubernur DKI Jakarta. Banyak penghargaan tingkat nasional dan internasional yang diperolehnya. "Bahkan pemimpin dari berbagai negara di dunia menghormati Anies," pungkasnya.

Sebelumnya diketahui, Relawan Aliansi Nasional Indonesia Sejahtera (ANIS) akan mendeklarasikan Anies Rasyid Baswedan sebagai calon presiden (Capres) 2024, pada Rabu (20/10) hari ini. Deklarasi itu dilakukan karena Anies Baswedan dianggap berhasil dalam memimpin DKI Jakarta.

"Contohnya penataan kota yang lebih rapi, instrumen jelas dibuktikan dengan penghargaan dari lembaga kredibel," ujar Koordinator ANIS, La Ode Basir di Jakarta, Selasa (19/10).

La Ode melanjutkan, berbagai penghargaan itu muncul saat Anies diklaimnya berhasil menata integrasi transportasi, penataan jalan, pembangunan sarana hingga infrastruktur. Dengan dasar tersebut, Anies dianggap para relawan layak memimpin Indonesia.

"23 janji kampanye Anies kan kelihatan, ada yang sudah dikerjakan, ada yang sedang berjalan," katanya.