Mendagri Beri Sanksi Daerah Rendah Capaian Vaksinasi

hen | Jumat, 17 Desember 2021 - 21:13 WIB

Mendagri Beri Sanksi Daerah Rendah Capaian Vaksinasi FOTO : Mendagri Tito Karnavian.(ist)


JAKARTA (Otonominews) – Hati-hati bagi daerah yang pelaksanaan program vaksinasinya tidak mencapai target 70 persen. Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menegaskan bakal memberikan sanksi kepada daerah yang capaian vaksinasinya rendah. 

Dalam keterangan tertulisnya, Tito mengatakan, pihaknya akan melakukan evaluasi bagi daerah yang tidak mencapai target 70 persen angka vaksin Covid-19 dosis pertamanya.

"Bagi daerah yang tidak mencapai target 70 persen, akan kami evaluasi berupa teguran dan akan diberikan sanksi berupa disinsentif atau tidak akan diberikan tambahan dana insentif daerah," ujar Tito Karnavian dalam keterangannya diterima di Jakarta, Jumat 17 Desember 2021.

Meskipun begitu, Tito juuga menjanjikan bagi daerah yang aksinasinya memenuhi target.  Kemendagri akan mengusulkan kepada Kementerian Keuangan untuk diberikan tambahan dana insentif daerah dan dana alokasi umum.

Selain itu, Tito menekankan jika suatu daerah angka capaian vaksinasi Covid-19 jomplang, maka akan mempengaruhi jumlah rata-rata nasional.

Tito mencontohkan Sumatera Barat, termasuk daerah yang rendah capaian vaksinasinya,

"Karena itu, melihat Sumatera Barat (Sumbar) angka capaian vaksinnya masih di bawah 70 persen, maka saya inisiatif untuk ke sini. Saya sudah melapor ke Presiden, dan beliau minta untuk ditingkatkan," ujar Tito.

Tito mengatakan kedatangannya ke seluruh daerah di Indonesia, terutama yang capaian vaksin Covid-19 masih rendah, merupakan tugas langsung dari Presiden. 

"Mendagri salah satu yang ditugaskan presiden untuk mendorong pemda mempercepat vaksinasi,” ucapnya.

Selain Mendagri, lanjut Tito, Presiden menugaskan Menteri Kesehatan, Kapolri, Panglima TNI, Kepala BIN, dan Jaksa Agung secara bersama dengan 'stakeholder' lainnya bergerak mendorong percepatan vaksinasi.