Luar Biasa! Lebih 1000 Peserta Hadiri Acara Dukcapil Menyapa Masyarakat Episode Pertama

Wie | Minggu, 09 Januari 2022 - 05:10 WIB

Luar Biasa! Lebih 1000 Peserta Hadiri Acara Dukcapil Menyapa Masyarakat Episode Pertama FOTO : Dirjen Dukcapil Kemendagri, Prof.  Zudan Arif Fakrulloh


JAKARTA, (otonominews) -– Acara Dukcapil Menyapa Masyarakat (DMM) episode pertama, topik “Mengurus Pindah Penduduk”, yang diselenggarakan Ditjen Dukcapil Kemendagri melalui aplikasi Zoom dan Youtube, siang ini, Sabtu (08/01/2022), direspon positif masyarakat.

Lebih dari 1000 peserta hadir melalui aplikasi zoom, sementara 141 peserta lainnya hadir menyimak secara langsung melalui akun youtube @ditjendukcapil.

Seluruh peserta dari berbagai elemen, baik elemen pemerintah maupun masyarakat, mengantri untuk memberikan pertanyaan terkait berbagai persoalan administrasi kependudukan, khususnya terkait pengurusan pindah penduduk, yang materinya disampaikan Direktur Pendaftaran Penduduk Dukcapil Kemendagri, David Yama.

Masyarakat yang hadir, salah satunya Sunarto dari Kabupaten Tarakan Kalimantan Utara, mengaku sangat senang dan berterima kasih. Acara DMM memberikan banyak informasi penting yang sangat dibutuhkan masyarakat.

“Saya mengapresiasi dengan adanya zoom meeting ini, semoga apa yang menjadi pertanyaan kami semua dapat terakomodir (jawabannya),” kata Sunarto.

Hadir membuka acara tersebut, Direktur Jenderal Dukcapil Kemendagri, Prof. Zudan Arif Fakrulloh, mengatakan bahwa DMM memang ditujukan untuk membuka ruang dialog, tegur sapa, serta saling memberikan masukan antar insan Dukcapil dengan masyarakat.

“Tujuan lainnya, pertama agar masyarakat bisa secara langsung mendapatkan informasi yang tepat mengenai pengurusan seluruh layanan administrasi kependudukan,” ungkap Zudan.

“Kedua, kalau ada keluhan, maka masyarakat bisa langsung menyampaikan untuk ditanggapi dan diselesaikan,” tambahnya.

Ketiga, tujuan DMM adalah untuk merawat kepuasan seluruh pelanggan layanan administrasi kependudukan secara nasional, yang notabene adalah seluruh penduduk yang ada di Indonesia.

“Saya, sebagai penanggung jawab akhir layanan administrasi kependudukan, tidak henti-hentinya untuk meminta, merawat seluruh pelanggan kita agar kami bisa melayani dengan baik,” katanya.