Anies: 24 Tahun Mereka Menunggu, Kini Penantian Panjang Telah Usai

Wie | Kamis, 13 Januari 2022 - 20:56 WIB

Anies: 24 Tahun Mereka Menunggu, Kini Penantian Panjang Telah Usai FOTO : Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan terima warga Petamburan


JAKARTA, (otonominews) -- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkapkan, Jumat lalu (7/1/2020) bersilaturahim dengan perwakilan Forum Warga Petamburan, Wahyudin dan kawan-kawan di Balaikota. 

Dalam pertemuan itu, dibicarakan tentang Kepgub Nomor 122 Tahun 1997,  tentang aturan yang memberikan kewajiban kepada pengembang untuk melakukan pembangunan rumah susun.

"24 tahun mereka menunggu. Siang itu mereka datang, mengungkapkan rasa bahagia. Penantian panjang itu telah selesai," ujar Anies ungkap Anies dalam akun instagramnya @aniesbaswedan, Kamis (13/1/2022).

Kedatangan mereka, kata Anies, mewakili sekitar 8000 KK yang tinggal di delapan RW yang berada di Kelurahan Petamburan, Tanah Abang Jakarta Pusat. Mereka menyampaikan rasa syukur karena akhirnya mendapatkan kepastian hukum atas tanah yang ditempati selama puluhan tahun.

"Sebelumnya hak mereka terhalang Kepgub Nomor 122 tahun 1997, sebuah regulasi yang memberikan kewajiban kepada pengembang untuk melakukan pembangunan rumah susun," katanya.

Namun, lanjut Anies, dalam perjalanannya hal tersebut tak berjalan dengan baik, sehingga Pemprov DKI memutuskan untuk mencabut regulasi tersebut dan menerbitkan Kepgub Nomor 1596 tahun 2021. 

"Kepgub tersebut akan memberikan kepastian hukum kepada warga atas tanah yang mereka tempati," sebut mantan Mendikbud ini.

Sebuah lukisan berbingkai mereka berikan. Suasana pertemuan terasa emosional. Itulah kebahagian. Itulah rasa syukur. "Semua yang di dalam ruangan merasakan bahwa sebuah misi telah berhasil dituntaskan," jelas Anies.

Dengan kepastian hukum ini harapannya dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk kesejahteraan warga. 

"Ini merupakan sebuah kerja sunyi, kerja kolaborasi antara kami di pemerintahan, legislator dan perwakilan warga sehingga kami bersama dapat menghadirkan sebuah keputusan yang berprinsip pada keadilan sosial bagi semua," ucapnya.

"Insya Allah ikhtiar ini akan terus kami kerjakan dan dilanjutkan ke depannya," pungkasnya.