KPK Tetapkan Bupati Penajam Paser Utara Tersangka Pidana Gratifikasi

hen | Sabtu, 15 Januari 2022 - 07:39 WIB

KPK Tetapkan Bupati Penajam Paser Utara Tersangka Pidana Gratifikasi FOTO : Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Mas'ud kini berstatus tersangka.(ist)


JAKARTA (Otonominews) – Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Mas’ud yang kena OTT oleh KPK pada Rabu, 12 Januari 2022 lalu, akhirnya ditetapkan sebagai tersangka. Bupati masih belia 31 tahun ini disangkakan telah melakukan  tindak pidana korupsi berupa penerimaan hadiah atau janji oleh penyelenggara negara atau yang mewakili.

Penetapan tersangka itu terkait dengan kegiatan pekerjaan pengadaan barang dan jasa serta perizinan di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur tahun 2021- 2022.

Saat keluar dari gedung Merah Putih KPK, Abdul Gafur tampaknya lebih memilih diam daripada menjawab pertanyaan awak media.

"Semoga masyarakat PPU (Penajam Paser Utara) tetap semangat dan selalu dalam keberkahan Allah," kata Abdul Gafur digedung KPK, Jakarta, Jumat (14/1/2022).

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengumumkan 6 tersangka dalam kasus tersebut.

"KPK menemukan adanya bukti permulaan yang cukup, sehingga KPK meningkatkan status perkara ini ke tahap penyidikan," ungkap Alexander di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis (13/1/2022).

KPK juga menetapkan lima orang lainnya sebagai tersangka. Mereka yakni pemberi dari pihak swasta Ahmad Zuhdi, dan penerima Abdul Gafur, Plt Sekda Penajem Paser Utara Mulyadi, Kepala Dinas PUTR Penajam Paser Utara Edi Hasmoro, Kepala Bidang Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Jusman, dan Bendahara Umum DPC Partai Demokrat Balikpapan Nur Afidah Balqis.

"Serta sejumlah barang belanjaan di bawa ke Gedung Merah Putih KPK," ujar Alex.

Dengan ditetapkan menjadi tersangka, keenam orang ini akan di tahan selama 20 hari kedepan guna dilakukan penyidikan lebih lanjut oleh penyidik KPK.